President Jokowi Serahkan Langsung 10.000 Sertifikat Tanah Bagi Warga Tangerang

0
544

(Vibizmedia-Tangsel) Presiden Joko Widodo membagi-bagikan 10.000 sertifikat tanah kepada masyarakat di Kota Tangerang Selatan dan di Kabupaten Tangerang.

Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara simbolis kepada sembilan orang perwakilan warga di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/9).

Presiden Jokowi sampaikan betapa pentingnya sertifikat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dia meminta kepada Kementerian ATR dapat menyelesaikan target sertifikat tahun 2018 ini sebanyak 7 juta sertifikat.

Saya perintahkan agar Menteri ATR/BPN agar segera menyelesaikan. Tahun 2017 sudah diserahkan 5 juta sertifikat, tahun ini 7 juta sertifikat, dan tahun depan 9 juta serifikat, terangnya.

Menurut Presiden, percepatan penyelesaian sertifikat bagi masyarakat sudah dimulai sejak tahun 2015 silam. Langkah itu diambilnya untuk mengantisipasi sengketa di berbagai wilayah yang melibatkan warga dengan warga ataupun warga dengan perusahaan.

Percepatan  pembuatan sertifikat ini dilakukan? Menurutnya, setiap saya pergi ke Desa, Kampung, Kabupaten, Provinsi, tidak hanya di pulau Jawa, Luar Jawa banyak sekali sengketa tanah, konflik tanah, kenapa bisa terjadi? karena rakyat tidak pegang tanda bukti hak sertifikat, jelasnya.

Sementara, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, menyebutkan bahwa saat ini sudah 56% tanah di Banten yang sudah bersertifikat. Masih ada sisa 4,7 juta bidang yang belum bersertifikat.

Tahun ini Banten mendapat jatah 800 ribu sertifkat, yang sudah selesai saat ini jumlahnya 130 ribu sertifikat. Insyaallah tahun 2023 Banten selesai sepenuhnya soal sertifikat tanah itu, jelas Menteri ATR Sofyan Djalil.

10 ribu sertifikat tersebut terdiri dari 5 ribu untuk Kota Tangsel dan 5 ribu untuk Kabupaten Tangerang. Sehingga tahun ini Kabupaten Tangerang telah selesai 70.200 sertifikat, Kota Tangsel 70.300 sertifikat.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here