Presiden Jokowi: Satpam Garda Terdepan Menjaga Keamanan

0
498

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Jokowi menilai profesi satpam adalah profesi yang mulia dalam melakukan pengamanan, yang memberikan rasa aman dan menjadi kebutuhan masyarakat.

Sebagai garda terdepan menjaga keamanan perusahaan, satpam bukan semata-mata satuan pengamanan, tetapi juga wajah-wajah paling depan dari sebuah perusahaan, ungkap Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional Tahun 2018 di Istana Negara, Rabu (12/12).

Baginya, menjadi anggota satpam itu tidak mudah karena memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi dan mengamankan dari segala gangguan atau ancaman baik yang berasal dari luar atau dari dalam perusahaan.

Dengan semakin bertambahnya jumlah kantor, pertokoan dan mal, yang dicari pertama kali adalah satuan pengamanan, ini pasti. Kalau ada orang sedang merasa terancam bahaya, kecopetan di kantor, di pertokoan, mungkin lebih cepat mereka berpapasan dengan satpam untuk meminta bantuan, ungkap Jokowi.

Untuk itu, kepada para perusahaan jasa pengamanan yang selama ini telah turut berdiri di barisan depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Presiden sampaikan bahwa satpam adalah profesi yang mulia.

Peningkatan kualitas SDM satpam dengan sertifikasi sangat diperlukan. Dirinya akan mengecek dengan seksama terkait biaya sertifikasi satpam, yang menurut salah satu peserta biayanya berkisar Rp 5 sampai Rp 10 juta.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP Asosiasi Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Budi Rianto mengatakan setelah 38 tahun, satpam akhirnya diterima di Istana.

Menurutnya, sampai dengan saat ini, terdapat sekitar 2,5 juta anggota Satpam yang tersebar di berbagai perusahaan dan kompleks perumahan.

 

Journalist: Rully

Editor: Mark Sinambela

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here