Pemerintah Menekan Kemiskinan Terendah Sepanjang Sejarah dan Memperbaiki Ketimpangan, Rilis BPS

0
504

(Vibizmedia – Economy) – Pemerintah Indonesia kembali berhasil menekan lagi tingkat kemiskinan di level satu digit, yakni pada tingkat 9,66 persen di September 2018, yang terendah sepanjang sejarah, dengan jumlah orang miskin tercatat sebanyak 25,67 juta orang, demikian BPS merilisnya (15/01).

Angka tersebut terus menurun dibandingkan data per bulan Maret di level 9,82 persen, yang berarti 280.000 orang telah berhasil keluar dari kemiskinan. Angka 9,66 persen tersebut semakin mendekati target pemerintah antara 8,5 hingga 9,5 persen selama 2019.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan peningkatan itu dipicu oleh kenaikan upah petani secara keseluruhan serta inflasi yang stabil sebesar 0,94 persen antara Maret dan September 2018.

Harga bahan pokok memainkan peran besar dalam tingkat kemiskinan, dengan menunjuk harga beras adalah faktor terbesar, diikuti oleh rokok, unggas dan mie instan, ditambahkan Suhariyanto kepada media masa (15/01).

Metode dan indikator untuk menentukan tingkat kemiskinan, disebutkannya telah dibiarkan tidak berubah sejak tahun 1998, sehingga akan selalu relevan dalam membuat perbandingan dalam periode kapanpun.

Bukan hanya penurunan tingkat kemiskinan, tingkat ketimpangan pendapatan pun dilaporkan BPS semakin membaik dalam pemerintahan sekarang ini. Gini ratio membaik menjadi 0,384 pada September 2018, turun dari 0,389 pada Maret dan 0,391 pada September 2017.

 

Analis Vibizmedia melihat bahwa penurunan tingkat kemiskinan dan perbaikan tingkat ketimpangan pendapatan dari waktu ke waktu ini menunjukkan keberhasilan kinerja Pemerintah di bawah Presiden Jokowi yang mengedepankan keadilan sosial. Sebut saja misalnya dana desa yang telah dikucurkan dari 2015 sampai Desember 2018 yang sudah mencapai Rp 187 triliun ke seluruh tanah air. Dari anggaran ini telah berhasil dibangun jalan desa sebanyak 19.000 kilometer, 24.000 pos pelayanan terpadu atau posyandu, 50.000 pendidikan anak usia dini (PAUD) yang telah selesai, dan 8.900 pasar desa. Sangat wajar, dengan strategi tersebut kemiskinan dapat terus ditekan, mencapai level yang terendah di sepanjang sejarah NKRI, serta sejalan dengan itu ketimpangan pendapatan masyarakat semakin berhasil dikurangi.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here