Dolar AS Bersiap Cetak Penguatan Mingguan Pertama

0
439

Indeks Dolar AS (DXY)  yang mengukur kekuatan mata uang dolar AS terhadap rival utamanya pada sesi Amerika akhir pekan hari Jumat (18/01) menguat  dan siap untuk mencetak kenaikan mingguan pertamanya setelah lima minggu berturut alami tekanan bearish.

Kekuatan dolar semakin bertambah sejak rilis data produksi industri menunjukkan data yang lebih kuat dari periode sebelumnya.  Selain itu juga terpantau imbal hasil obligasi Amerika masih di kisaran yang positif.

Sebagai infomasi, memasuki 2019 pelemahan dolar AS meningkat adalah pandangan konsensus di antara para pedagang pasar mata uang tentang   bank sentral AS akan berhenti menaikkan suku bunga dan ekonomi akan melambat setelah dorongan fiskal tahun lalu.

Sementara harapan dari jeda suku bunga AS telah terwujud di pasar uang, taruhan tentang pengetatan kebijakan oleh bank sentral utama lainnya juga telah surut, memberikan dorongan kepada dolar.

Kekuatan dolar AS di ujung perdagangan pekan ini juga menerima kekuatan dari anjloknya mata uang rival utama di kawasan Eropa yaitu euro. Bank of America Merrill Lynch memangkas perkiraan untuk pertumbuhan kawasan euro pada 2019 menjadi 1,1 persen dari 1,4 persen  oleh  ketidakpastian atas kebijakan perdagangan dan data China yang lemah.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya kini berada di posisi 96.22 atau sedang naik 0,16 dari penutupan perdagangan sebelumnya hingga 0,11 persen. Indeks dibuka pada posisi awal sesi di 96.07 dan sempat turun ke posisi rendah di 96.01.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here