Bank Danamon Umumkan Rencana Merger Dengan Bank Nusantara Parahyangan

0
516

(Vibiznews – Banking & Insurance) – PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada hari ini, Selasa (22/1) mengumumkan rincian rencana penggabungan usaha dengan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk . Penggabungan kedua emiten tersebut untuk memuluskan rencana Mitsubishi UFJ Financial Group Inc (MUFG) masuk sebagai pemegang saham pengendali di Bank Danamon tidak terkendala aturan kepemilikan tunggal (SPP).

Mekanisme penggabungan alias merger kedua bank tersebut sebagai berikut:

  1. Tanggal 1 Maret 2019 akan dilakukan pencatatan pada masing-masing daftar pemegang saham Bank Danamon dan Bank BNP yang berhak hadir untuk menghadiri dan menggunakan hak suara pada masing-masing Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kedua bank.
  2. Tanggal 11 Maret 2019 diperkirakan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pengawas Pasar Modal akan dikeluarkan atas pernyataan penggabungan.
  3. Tanggal 26 Maret 2019, Bank Danamon dan BNP akan melakukan RUPS
  4. Periode 26 Maret 2019 hingga 10 April 2019 akan ditetapkan sebagai periode pernyataan kehendak pemegang saham Bank Danamon dan BNP yang berniat untuk menjual sahamnya.
  5. Tanggal 29 April 2019 diperkirakan sebagai tanggal pembayaran kepada pemegang saham masing-masing perusahaan yang telah setuju untuk menjual sahamnya.
  6. Tanggal 30 April 2019 diperkirakan sebagai tanggal perdagangan terakhir saham Bank Danamon dan BNP sebelum penggabungan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selesai.

Diperkirakan tanggal 1 Mei 2019 Bank Danamon dan BNP resmi merger, dengan asumsi seluruh proses telah selesai. Tentunya dengan penggabungan kedua bank tersebut akan terjadi perubahan struktur pemegang saham di kedua bank tersebut, di mana kepemilikan MUFG Bank di Bank Danamon akan naik dari  40% posisi sebelum merger menjadi 72,78%. Adapun, jumlah saham MUFG Bank di Danamon akan menjadi 9,77 miliar lembar saham dari sebelumnya 3,83 miliar.

Di lain pihak, MUFG Bank memegang 7,91% saham BNP, Komisaris/Direktur 1,5% dan sisanya 11,46% dipegang oleh masyarakat.

 

Belinda Kosasih/ Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here