Target Sertifikat Hak Atas Tanah Tercapai, Presiden Akan Naikkan Tukin Pegawai BPN

0
540
Presiden Joko Widodo foto bersama jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Halaman Istana Merdeka usai membuka Rakernas. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia-Jakarta) Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggelar rapat kerja nasional (Rakertas) yang menjadi agenda rutin tahunan dengan tujuan mengevaluasi pelaksanaan program strategis nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/2).

Rapat yang dibuka langsung oleh Presiden Jokowi ini, diikuti oleh ratusan peserta yakni Pejabat Tinggi Madya, Staf Khusus Menteri ATR/BPN, Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan ATR/BPN.

Presiden Joko Widodo membuka rapat kerja nasional (Rakernas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/2). FOTO: VIBIZMEDIA.COM/RULLY

Menurut Presiden, seluruh jajaran kementerian ATR BPN dari pusat ke daerah telah kerja keras untuk memenuhi target percepatan sertifikat hak atas tanah secara gratis di seluruh Indonesia. Percepatan sertifikat tanah tersebut untuk mengurangi masalah konflik tanah yang selama ini terjadi.

Karena target-target yang kita berikan selalu terlampaui. Dulu-dulu 500 ribu, (sekarang) lima juta lebih. Loncatannya itu 10 kali lipat. Kemudian loncat lagi tujuh juta menjadi sembilan juta, terang Jokowi.

Sehingga, Ia pun berkeinginan akan menaikkan tunjangan kinerja para pegawai BPN, bahkan berjanji pula akan menaikkan tunjangan kinerja secara maksimal.

Dengan peningkatan tunjangan kinerja para pegawai BPN, diharapkan dapat memberikan semangat untuk segera menyelesaikan target sertifikat tanah.

Kendati demikian, Ia mengatakan pengajuan permohonan kenaikan tunjangan kinerja tersebut belum sampai di mejanya. Kenaikan jumlah tunjangan kinerja itu sebagai bentuk apresiasi terhadap para pegawai dan jajaran BPN di seluruh daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here