Secara Resmi, Presiden Buka Tanwir Ke-51 Muhammadiyah di Bengkulu

0
473

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Tanwir Ke-51 Muhammadiyah yang digelar di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, pada Jumat (15/2).

Sebagai simbolisasi, Presiden Jokowi memukul gendang tradisional Bengkulu bernama doll bersama-sama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Dalam sambutannya, Ia mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah ikut berjuang untuk kemerdekaan negara Indonesia. Selain itu, Muhammadiyah juga dinilai telah meneguhkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, Muhammadiyah telah melahirkan banyak pahlawan nasional mulai dari K.H. Ahmad Dahlan, Ibu Nyai Walidah Ahmad Dahlan, Ir. Sukarno, Ibu Fatmawati dan juga Bapak Kasman Singodimedjo.

Dirinya mengaku, pernah mengunjungi berbagai institusi Muhammadiyah baik sekolah, pesantren, hingga rumah sakit di berbagai kota di Indonesia.

Supaya juga bapak ibu ketahui Ibu Iriana itu berkuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Cucu saya, Jan Ethes, itu lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, mungkin ada yang belum tahu, ungkap Presiden.

Tanwir ke-51 Muhammadiyah ini sendiri mengambil tema “Beragama yang Mencerahkan”. Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir, tema ini diambil atas pertimbangan bahwa Muhammadiyah dan umat Islam dituntut untuk menyebarluaskan pesan-pesan dan praktik Islam yang mencerahkan.

Kedua, dalam kehidupan sehari-hari kami mengamati masih dijumpai sebagian pemahaman dan pengalaman Islam yang kurang menunjukkan pencerahan sehingga menimbulkan masalah seperti sikap ekstrem dalam beragama, ungkap Haedar.

Haedar menilai potensi terbesar umat beragama sebenarnya adalah cinta damai, cinta toleransi, cinta membangun, dan cinta bersaudara. Untuk itu, Muhammadiyah ingin mendorong potensi besar ini menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here