Janji Jokowi: Pendidikan Vokasi dan Kartu Pra Kerja bagi Pencari Kerja

0
526

(Vibizmedia – Pilpres 2019) Pada kesempatan menyampaikan visi dan misi ke depan di Konvensi Rakyat di SICC Bogor malam ini, Jokowi  menyampaikan bahwa dengan Infrastruktur yang makin kuat terbangun, maka peluang kerja bagi warga negara Indonesia akan menjadi semakin banyak. Namun demikian perlu ditingkatkan kualitasnya.

Untuk hal ini, Jokowi sampaikan bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai program vokasi, salah satunya adalah dengan mendirikan Balai Latihan Kerja Komunitas di pesantren-pesantren, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para santri. Pada tahun 2018, ada 100 BLK Komunitas, dan tahun 2019 ini ditargetkan dibangun 1000 BLK Komunitas  dan tahun 2020 menjadi 3000 BLK Komunitas .

Jokowi juga berjanji akan meningkatkan program pelatihan untuk para pencari kerja dan korban PHK. Untuk itu akan diluncurkan Kartu Pra Kerja untuk memberikan layanan pelatihan vokasi  skilling, re-skilling dan up-skilling. Ini adalah pelatihan vokasi untuk meningkatkan ketrampilan seseorang sebelum bekerja, baik bagi yang berstatus pekerja  maupun bagi yang akan ganti pekerjaan. Tahun 2019 ini ditargetkan melatih 500.000 orang  dan tahun 2020 sebanyak 2 juta orang.

Dengan program Kartu Pra Kerja tersebut, diharapkan Indonesia memiliki SDM yang berkualitas premium, yang mampu bersaing di dalam dan di luar negeri. “Saya optimis kerja”, demikian Jokowi menegaskan .

Untuk menunjang SDM Premium, Jokowi akan terus meningkatkan kualitas perguruan tinggi di seluruh Indonesia, salah satunya dengan meningkatkan Dana Abadi Pendidikan dan Penelitian. Saat ini kita telah memiliki Dana Abadi Pendidikan dan Penelitian sebesar 66 triliun rupiah dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100 triliun rupiah dalam waktu 5 tahun ke depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here