Tidak Terdaftar Di DPT, Pemilih Masih Dapat Mencoblos Gunakan KTP Elektronik

0
285
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia-Nasional) Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri mendorong dan menggerakan semua daerah sampai tingkat desa sukseskan Pileg dan Pilpres 2019.
Salah satu wujudnya tidak golput dengan menggerakan masyarakat datang ke TPS.

Hal tersebut juga disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ia meminta masyarakat proaktif gunakan hak pilihnya dan tidak golput pada pemilu serentak yang akan digelar pada 17 April mendatang, ungkapnya usai menghadiri sumpah Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) masa jabatan 2019-2021 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (26/3).

Menurutnya, kualitas demokrasi ditentukan oleh tingkat partisipasi pemilih, melalui proses demokrasi dan partisipasi yang baik, maka jumlah golput dapat ditekan.

Tingkat partisipasi politik masyarakat akan memengaruhi kualitas proses demokrasi kita. Pemerintah dan jajaran pemerintah daerah juga menggerakkan masyarakat untuk datang ke TPS untuk tidak golput, ungkap Tjahjo.

Selain itu, penting pula adanya kesadaran masyarakat untuk mendatangi dinas pendudukan dan pencatatan sipil untuk melaporkan status kependudukannya melalui kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik.

Tjahjo tegaskan berdasarkan keputusan bersama antara pemerintah, KPU dan DPR RI, bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih bisa menggunakan hak suaranya di Pemilu Serentak 2019.

Dengan syarat, pemilih harus membawa kartu tanda penduduk elektronik (KTP Elektronik) saat pencoblosan. Menurut Tjahjo, pemilih berhak untuk menggunakan hak pilih, secara konstitusional hak pilih terjamin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here