3 Peristiwa Yang Telah Jatuhkan Dolar AS dan Kini Masih Lemah

0
339

(Vibizmedia – Forex) – Posisi pergerakan nilai dolar di pasar forex sesi Asia hari Kamis (04/04) masih tertekan oleh kekuatan fundamental rivalnya serta buruknya 2 rilis data yang penting untuk pasar tenaga kerja AS dan kinerja bisnis jasa, selain kuatnya sentimen perdagangan aset resiko yang untungkan bursa saham dan obligasi.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama sedang turun sekitar 0,20 persen menjadi 97.04, setelah perdagangan semalam yang ditutup beberapa saat lalu pada posisi 97,13 atau melemah 0,3 persen dari posisi perdagangan sebelumnya. Indeks jatuh dari posisi sebelumnya yang mencapai puncak tinggi 3 pekan.

Dolar AS melemah terhadap mata uang utama yang menjadi rivalnya pada hari Rabu, merespon negatif terhadap beberapa data fundamental yang cukup menggembirakan dari zona euro yang memberikan kekuatan bagi kurs Euro. Kemudian tertekan oleh kuatnya perdagangan saham oleh meningkatnya optimisme tentang negosiasi perdagangan AS-China.

Sebagai katalis penggerak bearish lainnya setelah lembaga swasta ADP melaporkan menurunnya pertumbuhan pekerjaan sektor swasta pada periode bulan Maret serta laporan ISM yang menunjukkan kinerja bisnis jasa Amerika sedang alami tekanan meskipun berada pada area ekspansi.

Untuk sentimen penggerak hari ini minim sekali data penting dari kalender ekonomi di kawasan Eropa dan Amerika malam ini. Dari kawasan Eropa terdapat risalah pertemuan ECB dan data pesanan pabrik Jerman. Untuk kalender ekonomi AS hanya dirilis data klaim pengguran mingguan .

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal, indeks dolar bergerak turun menuju posisi supportnya di posisi 96.92 – 96.70. Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak naik menuju posisi resisten di 97.27 – 97.55.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here