Dolar AS Berusaha Pulih Dari Pukulan Data China

0
438

(Vibizmedia – Forex) – Ketika pasar perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (18/04) dibuka, posisi dolar AS sedikit lebih tinggi dari penutupan yang merah perdagangan sebelumnya. Dan kini terpantau bergerak positif setelah perdagangan semalam tertekan oleh kuatnya perdagangan aset resiko.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan mata uang dolar AS terhadap beberapa rival mata uang utama sedang naik sekitar 0,01 persen menjadi 97.03 setelah dibuka pada posisi 97.02. Sebagai informasi, perdagangan sebelumnya yang berakhir beberapa saat lalu ditutup pada posisi 97.01.

Perdagangan sebelumnya dolar AS melemah pada hari Rabu karena data pertumbuhan ekonomi China yang lebih baik dari perkiraan mendorong naiknya aset risiko dan mendorong kenaikan dolar Australia. Ekonomi China tumbuh pada kecepatan stabil 6,4 persen di kuartal pertama yang mengalahkan ekspektasi untuk pelambatan lebih lanjut, karena produksi industri melonjak dan permintaan konsumen menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Untuk katalis penggerak dolar selanjutnya terdapat beberapa data penting terkait rival-rivalnya, seperti di sesi Asia terdapat rilis data kinerja pasar tenaga kerja Australia yang perlu dicermati, di sesi Eropa terdapat rilis data flash kinerja manufaktur PMI serta retail sales Inggris.

Dan kemudian di sesi Amerika terdapat banyak data penting yang perlu dicermati seperti data retail sales, Philly Fed manufacturing, flash manufaktur dan service PMI dan juga data klaim pengangguran. Karenanya analyst Vibiz Research Center memperkirakan secara teknikal, indeks dolar bergerak naik menuju posisi resisten di 97.11 – 97.38. Namun jika bergerak sebaliknya akan bergerak turun menuju posisi supportnya di posisi 96.82 – 96.60.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here