Saham Indonesia Paling Untung di Bursa Asia Akhir Mei

0
453

(Vibizmedia – Index) –  Perdagangan bursa saham Asia berakhir sebagian besar lebih rendah pada hari terakhir bulan Mei Jumat (31/05) dalam menanggapi meningkatnya ketegangan perdagangan global serta rilis data ekonomi China yang lemah. Perang dagang global semakin parah setelah Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan tarif baru untuk semua barang yang datang dari Meksiko untuk mengekang imigrasi ilegal melintasi perbatasan ke AS.

Bursa saham China turun moderat karena aktivitas manufaktur China untuk bulan Mei meleset dari ekspektasi. indeks PMI manufaktur resmi turun menjadi 49,4 dari 50,1 pada bulan April. Indeks Shanghai Composite turun 7,11 poin atau 0,24 persen menjadi 2.898,70 sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong berakhir turun 0,79 persen menjadi 26.901,09.

Perdagangan saham di bursa saham Jepang juga jatuh karena yen menguat dan benchmark obligasi pemerintah jangka menengah Jerman mencapai level rekor terendah. Indeks Nikkei turun sebanyak 341,34 poin atau 1,63 persen menjadi 20.601,19  dengan saham pembuat mobil adalah salah satu yang paling dirugikan.

Saham di bursa Seoul  naik tipis karena Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai prospek pertumbuhan ekonomi. Indeks  Kospi naik 2,94 poin atau 0,14 persen menjadi 2.041,74.

Dikawasan Pasifik, saham Australia berakhir sedikit berubah dengan bias positif dengan indeks ASX200 menguat 0,16% yang disupport oleh saham penambang emas Evolution Mining melonjak 5,5 persen dan Newcrest bertambah 2,5 persen setelah harga emas naik ke tertinggi dua minggu.  Saham Selandia Baru naik, dengan indeks  NZX 50 berakhir naik 46,01 poin atau 0,46 persen pada 10.117,99.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di bursa saham Indonesia naik 1,2 persen setelah survei menunjukkan sektor manufaktur negara itu terus berkembang pada bulan Mei, dan pada tingkat yang lebih cepat. Dan juga mendapat sumbangan sentimen positif dari laporan S&P.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here