Punya Keberanian dan Eksekutor, Aktivis 98 Siap Bantu Pemerintahan Jokowi

0
190

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden RI Joko Widodo menghadiri acara halal bihalal dengan Aktivis 98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Minggu (16/6).

Dalam kesempatan tersebut, selaku perwakilan aktivis 98 Adian Napitupulu mengatakan aktivis 98 telah siap memimpin bangsa.

Untuk itu, dirinya meminta Presiden Jokowi memberikan kepercayaan kepada aktivis 98.

Sebab menurutnya, terbukti saat ini, aktivis 98 yang telah berhasil menjadi anggota DPR RI, wali kota hingga bupati.

Banyak juga teman-teman yang jadi pengusaha, ungkap yang juga politisi yang bergambar banteng tersebut.

Dalam pengantarnya, Presiden Jokowi pun memberikan sinyal akan mengangkat aktivis 98 sebagai petinggi pemerintahan.

Baginya, aktivis 98 ini adalah pelaku sejarah. Sebagian besar, diakui Jokowi, memang sudah ada yang menjabat sebagai Bupati, Walikota, DPR atau jabatan yang lain.

Tapi saya juga mendengar ada yang belum. Saya lihat yang jadi menteri belum, ungkap Jokowi yang disambut dengan tepuk tangan oleh para aktivis 98.

Mendengar sambutan tersebut, sontak para aktivis yang hadir di ruangan meneriakkan nama salah seorang aktivis 98 yang juga merupakan Politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu. Adian, Adian, Adian, sorak mereka.

Jokowi sampaikan siapapun bisa menjadi apapun dengan kemampuan yang dia bisa. Misalnya tidak hanya di Menteri, bisa saja jadi Duta Besar, bisa saja di BUMN, jelasnya,

Pihaknya selalu melihat seseorang sesuai dengan kapasitasnya. Aktivis 98 merupakan salah satu sorotan Jokowi untuk membantunya di pemerintahan. Khususnya pemimpin yang memiliki keberanian dan eksekutor dalam keadaan sesulit apapun.

Kedua dibutuhkan orang yang memiliki manajerial yang kuat. Kami liat potensi ini banyak dan ada di aktivis 98, terang Jokowi.

Sementara dalam kesempatan yang sama, perwakilan aktivis 98 lainnya, Benny Ramdhani mendeklarasikan piagam kebulatan tekad aktivis 98.

Menurut Benny, dua dasawarsa telah berlalu namun aktivis 98 sebagai pencetus gerakan reformasi 98 masih ada dan terus berlipat ganda hadir di berbagai medan pengabdian.

Kami berkeyakinan mampu melaksanakan komitmen aktivis 98 dalam melaksanakan tugas dan jabatan yang diemban dengan berpegang pada Pancasila, UUD dan menghormati kebhinekaan dan turut nenjaga keutuhan NKRI, terang Benny.

Dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi demi keadilan rakyat, Benny sampaikan aktivis 98 akan terus menjadi lidah, mata dan telinga rakyat.

Aktivis 98 berikrar siap menjadi tulang punggung pemerintahan Jokowi.

Ikrar yang dibacakan Benny Ramdhani tersebut tertuang dalam Piagam Aktivis 98, berbunyi:

Pada Tanah Air kita sama berdiri, pada air yang sama kita berjanji, kepada darah yang sama kita adalah Indonesia, karena cinta yang sama untuk Ibu Pertiwi kita adalah merah putih dan hari ini kita akan berikrar dan berjanji. Piagam aktivis 98:

Dua dasawarsa sudah berlalu, sejak peristiwa reformasi 1998 terjadi. Aktivis 98 yang adalah pencetus gerakan 98 masih ada dan terus berlipat ganda hadir di berbagai medan perlawanan. Aktivis 98 ada di medan pengabdian, aktivis 98 siap di semua medan pengabdian kami telah mendapatkan diri untuk bangsa dan negara mengabdi kepada Ibu Pertiwi.

Oleh karena itu aktivis 98 yang berisikan di berbagai lembaga negara, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swasembada masyarakat, dan berbagai sektor swasta dengan beragam profesi menyatakan komitmen bersama untuk bertanggungjawab menjalankan tugas berdasarkan Pancasila dan konstitusi negara Republik Indonesia, serta nilai-nilai reformasi gerakan mahasiswa 1998.

Kami berkeyakinan mampu melaksanakan komitmen tersebut karena prinsip dan nilai perjuangan tersebut sudah kami rintis sejarahnya sejak reformasi 1998. Aktivis 98 berkomitmen:

1. Melaksanakan tugas dan jabatan yang diemban dengan berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar dasar negara. UUD 1945 menghormati kebhinnekaan sebagai selogan Bhinneka Tunggal Ika, dan turut menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. 

2. Berpegang teguh pada cita-cita reformasi 98 dan merealisasikan nilai-nilai perjuangan gerakan mahasiswa 98, yaitu mewujudkan Indonesia yang demokratis kerakyatan kebangsaan yang anti korupsi kolusi dan nepotisme. 

3. Bertanggung jawab dengan pengabdian yang dilakukan secara profesional, penuh integritas dan penuh loyalitas.

4. Menjadi lidah, mata, dan telinga rakyat yang sejati dan mengutamakan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

5. Memperjuangkan keadilan bagi para pahlawan reformasi 98 yang hingga hari ini belum tuntas, itu menjadi komitmen yang tidak akan pernah luntur dalam perjuangan 98.

6. Aktivis 98 menolak segala bentuk politisasi suku, agama, ras, dan antargolongan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan siapa yang menggunakan isu itu untuk kepentingan politik maka kita akan menjadi lawan mereka.

7. Bersikap adil jujur, transparan, dan objektif

8. Turut serta dan bersedia menjadi tilang punggung dalam mengawal dan mensukseskan Nawacita jilid kedua bersama presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here