Platform Pelayanan Publik PetaBencana.id, Mendapat Penghargaan Dari PBB

0
605
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin. FOTO: KEMENTERIAN PANRB

(Vibizmedia-Nasional) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghargaan di bidang pelayanan publik atas hasil inovasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni PetaBencana.id.

Hasil inovasi tersebut berhasil meraih juara pertama dalam kategori Memastikan Pendekatan Terintegrasi dalam Lembaga Sektor Publik pada United Nations Public Service Awards 2019 (UNPSA).

PetaBencana.id adalah sebuah platform gratis berbasis website yang menghasilkan visualisasi spasial dari informasi bencana secara real time. Platform ini memanfaatkan penggunaan media sosial dan pesan instan selama kejadian bencana untuk mengumpulkan dan menyaring kondisi terkini yang terkonfirmasi dari penduduk di lokasi sekitar kejadian

Platform ini, dikembangkan BNPB bersama Massachusetts Institute of Technology (MIT), USAID, Pacific Disaster Center (PDC), Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT) dan BPBD DKI Jakarta, sebelumnya bernama PetaJakarta.org. Saat ini, telah diakses 737.102 kali oleh 361.478 pengguna, sejak diluncurkan pada Desember 2015 lalu.

Pada banjir 2017 lalu di Jakarta, platform ini secara cepat dapat menghimpun data dan informasi banjir secara cepat dan realtime. Pada saat itu, ribuan masyarakat melaporkan banjir dan PetaBencana.id diakses lebih dari 500 ribu pengguna dalam waktu kurang dari 12 jam, sehingga dampak bencana terpetakan secara cepat.

Atas prestasi ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menilai penghargaan ini adalah bukti nyata, bahwa Bangsa Indonesia semakin responsif terhadap kemajuan pelayanan publik. Dengan adanya penghargaan ini, Ia pun mengatakan Indonesia semakin dikenal oleh bangsa lain melalui UNPSA.

Penghargaan berupa piala dan piagam tersebut diterima oleh Menteri PANRB Syafruddin yang didampingi Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa serta perwakilan dari BNPB, Sestama BNPB Dody Ruswandi dan inovator Yayasan PetaBencana.id Mahardika, di Heydar Aliyev Center, Baku, Azerbaijan, pada Senin (24/6).

Syafruddin menyampaikan selamat atas penghargaan yang telah diperoleh BNPB, semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan dan berguna bagi masyarakat Indonesia, jelasnya.

Keikutsertaan inovasi dari Indonesia dalam UNPSA sudah dilakukan sejak tahun 2014 lalu, dengan menghadirkan lima inovasi menjadi finalis. Pada tahun 2015, ada dua runner up dan tiga finalis dalam UNPSA. Tiga tahun kemudian, yakni tahun 2018, Sistem EDAT menjuarai ajang bergengsi tersebut. Pada 2019, satu inovasi dari Indonesia ciptaan BNPB kembali menjuarai UNPSA. Ini menjadi momentum supaya Indonesia semakin dihargai di dunia, jelas Syafruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here