Pukulan Fed Terhadap Dolar AS Semakin Parah, Terjun ke Posisi Terendah 4 Bulan

0
784

(Vibizmedia – Forex) – Menutup perdagangan forex awal pekan beberapa saat lalu Selasa  (25/06), posisi dolar AS semakin memburuk terhadap beberapa rival utamanya dengan anjlok ke posisi terendah 4 bulan. Pelemahan dolar AS berlanjut setelah alami penurunan mingguan terbesar  dalam empat bulan pekan lalu karena bank sentral AS membuka pintu bagi kemungkinan penurunan suku bunga pada awal bulan depan.

Federal Reserve AS mengisyaratkan prospek dovish pada kebijakan moneter karena tanda-tanda pertumbuhan ekonomi global yang lemah.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap mata uang utama lainnya ditutup tutun 0,22% dari penutupan sebelumnya ke posisi 96.00 setelah  sempat berada di posisi di 95.97. Pekan lalu dolar AS sudah anjlok 1 persen lebih terhadap rivbal utamanya dan sekaligus penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Februari.

Jika Fed memulai siklus pemotongan suku bunganya, dolar akan lebih melemah lagi karena ruang yang dimiliki Amerika Serikat sangat relatif terhadap ekonomi lain di mana bank sentral sedikit lebih dibatasi untuk melonggarkan kebijakan.

Investor sekarang memusatkan perhatian  pada apakah Washington dan Beijing dapat menyelesaikan perang dagang mereka pada pertemuan puncak di Jepang akhir pekan ini. Karena menurut analyst Vibiz Research Center jika  perundingan gagal melakukan gencatan senjata, maka The Fed akan dipaksa untuk memangkas suku bunga untuk mencegah perlambatan ekonomi yang semakin besar sebagai akibat dari kenaikan tarif impor AS.

Untuk perdagangan hari ini, analyst  memperkirakan indeks dolar selanjutnya berpotensi alami pergerakan yang semakin lemah  ke posisi  support 95.50 – 94.60. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan naik menemui posisi resisten 96.10 – 96.85.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here