Selama 3 Tahun, Pemerintah Terapkan Tarif Tetap Listrik Bagi Pelanggan Non Subsidi

0
297
Ilustrasi proyek listrik. FOTO : BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Sampai akhir tahun 2019, pemerintah masih akan memberlakukan kebijakan penerapan tarif tetap untuk pelanggan non subsidi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan sampai akhir tahun pemerintah masih akan memberlakukan kebijakan penerapan tarif tetap untuk pelanggan non subsidi yang sudah dimulai sejak awal 2017.

Pihaknya, memastikan baru akan memberlakukan tarif penyesuaian atau tariff adjustment pada 2020. Hal itu dilakukan guna mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2020.

Selain itu, Rida juga sampaikan, pemerintah kemungkinan besar melakukan tariff adjustment dengan pola naik-turun per 3 bulan sekali pada 2020.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban APBN, sementara ini Pak Jonan ambil kebijakan untuk menerapkan tariff adjustment di 2020, artinya tidak ditahan lagi, jelasnya di Jakarta, Selasa (2/7).

Tariff adjustment atau tarif listrik tidak tetap ini, akan berlaku pada 12 golongan non-subsidi. Namun, tidak termasuk dengan 26 golongan yang disubsidi.
Polanya akan turun-naik, tariff adjusment diterapkan tiap 3 bulan, beban APBN akan berkurang. Tariff adjusment mudah-mudahan lancar dan kompensasi jadi nol, ungkapnya.

Dengan demikian, hingga akhir 2019 nanti maka tarif listrik tercatat tidak pernah naik selama tiga tahun. Namun imbasnya, ada selisih antara harga yang disubsidi dengan harga keekonomian yang membuat pemerintah harus memberi kompensasi ke PLN.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here