Posisi Yield Treasury Amerika dan Inggris Terparah, Dolar AS dan Pound Melemah

0
442

(Vibizmedia – Forex) – Masuki perdagangan pasar keuangan sesi Eropa hari Rabu (03/07) terpantau mata uang dolar AS dan poundsterling Inggris sama-sama sedang alami tekanan hingga bergerak lebih rendah dari pergerakan sebelumnya. Anjloknya kedua kurs forex ini dipicu oleh anjloknya posisi imbal hasil obligasi pemerintah mereka.

Imbal hasil atau yield treasury AS 10 tahun menurun kebawah 2 bps menjadi 1,95% , yang merupakan posisi terendah sejak November 2016. Imbal hasil obligasi anjlok merespon beberapa sentimen seperti ancaman perang dagang AS-Eropa dan  setelah Presiden AS Donald Trump menunjuk Christopher Waller dan Judy Shelton sebagai kandidat untuk Dewan Fed. Pasalnya kedua kandidat cenderung mendukung kebijakan yang melonggarkan.

Indeks dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap banyak rival utamanya sedang turun 0,05% ke posisi 96.68 setelah dibuka pada sesi Asia di posisi 96.76 dan sempat naik ke posisi tinggi di posisi 96.87.

Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris atau UK Bond turun ke posisi yield terendah sejak perdagangan bulan Agustus 2016 pada posisi 0,69%. Anjloknya imbal hasil ini selain dipicu oleh sentimen Brexit Keras juga baru-baru ini dipicu oleh buruknya data makro ekonomi Inggrsi baik itu untuk bisnis manufaktur dan juga maupun jasa.

Kurs poundsterling dalam pair GBPUSD sedang melemah 0,13% ke posisi 1.2573 setelah dibuka pada sesi Asia pada posisi 1.2590 dan sempat anjlok parah ke posisi terendah 2 pekan pada posisi 1.2556.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here