Harga Minyak Terjun Dari Tertinggi Sepekan Meskipun Data EIA Positif

0
134

(Vibizmedia-Commodity) – Menutup perdagangan komoditas berjangka sesi Amerika beberapa saat lalu Kamis (25/07) harga minyak mentah terjun dari harga tertinggi sepekan yang dicapai pada awal sesi Eropa. Harga tertekan sekalipun laporan terbaru EIA  menunjukkan penurunan besar dalam persediaan minyak mentah A.S.

Harga minyak mentah berjangka Brent atau harga acuan internasional turun 50 sen menjadi $63,33 per barel, setelah sempat mencapai posisi tertinggi sepekan di $64,53. demikian juga harga  minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 89 sen menjadi $ 55,88 per barel, setelah sempat mencapai posisi tertinggi sepekan di $57.60

Sentimen di pasar minyak internasional telah suram karena investor khawatir tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang melemahkan permintaan minyak dunia, terkait dengan data ekonomi makro yang lemah.

Kenaikan tinggi awal sesi mendapat sentimen laporan penurunan  besar dalam stok minyak mentah AS, dimana persediaan minyak mentah turun 10,8 juta barel dalam seminggu hingga 19 Juli. Penurunan pasokan ini masih terpengaruh dampak badai Barry yang  memangkas beberapa produksi di Teluk Meksiko.

Untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI berpotensi naik kembali oleh laporan EIA pada posisi resisten 57.15 – 59.11. Namun jika tertekan kembali  akan meluncur ke posisi support 54.90 – 53.30.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here