Pertamina Jajaki Pengembangan RDMP Kilang di Balikpapan Bersama ADNOC

0
173
Ilustrasi minyak dan gas. FOTO : HUMAS PERTAMINA

(Vibizmedia – Nasional) Pertamina Indonesia bersamaThe Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Perusahaan minyak Abu Dhabi, telah mencapai kesepakatan bersama untuk menjajaki pengembangan Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Ini tertuang dalam perjanjian Comprehensive Strategic Framework (CSF) antara Pertamina saat kunjungan Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan yang diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/7) lalu.

Agung Pribadi – Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, menyampaikan, melalui kesepakatan ini juga terbuka potensi kerjasama di seluruh mata rantai bisnis minyak dan gas dari hulu ke hilir, baik di UEA, Indonesia serta internasional.

“Dari pertemuan tersebut, tiga kerja sama diteken dengan total nilai investasi 9,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 136 triliun. Salah satunya di sektor migas ini RDMP Balikpapan, Integrated Supply Chain (LPG dan Naphta), LPG Storage, dan lain-lain dengan investasi senilai 1,3 hingga 2,5 miliar dollar AS,” ungkap Agung di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta. Selain itu, ada juga investasi di petrokimia, turunan migas, senilai hingga 6 miliar dolar AS.

Pertamina tercatat memiliki enam kilang minyak dengan kapasitas terpasang 1 MMBPD. Pertamina juga berencana menambah kapasitas kilang sebesar 1 juta barel per hari (MMBPD) melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) and Grass Root Refineries (GRR).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, penjajakan kerja sama dengan ADNOC dapat mendukung upaya Pertamina dalam memastikan ketahanan dan ketersediaan energi di dalam negeri.

Kolaborasi dengan ADNOC juga bisa mendukung upaya Pertamina berkiprah di kancah energi global.

Setelah penandatanganan, tim kerja dari kedua pihak akan mengadakan pertemuan selama beberapa bulan untuk mengevaluasi dan menyeleksi bidang-bidang utama untuk kolaborasi strategis di seluruh aset dan portofolio proyek kedua perusahaan.

Sumber: Humas Kementerian ESDM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here