Uangnya China Ambruk ke Posisi Terendah 11 Tahun

0
293
Chinese one-hundred yuan banknotes are arranged for a photograph in Hong Kong, China, on Wednesday, Dec. 26, 2012. China's yuan fell for a fourth day after the central bank set the currency's reference rate at a five-week low amid concern budget deficits in advanced nations will hurt the global economy. Photographer: Jerome Favre/Bloomberg

(Vibizmedia-Forex) – Mata uang China – Yuan, anjlok lebih dari 1% pada hari Senin (ke posisi terendah 11-tahun karena meningkatnya kekhawatiran atas peningkatan tajam dalam perang perdagangan AS-China. Dampak sengketa perdagangan yang meluas membuat para investor memburu aset safe haven  seperti yen Jepang.

Yuan menembus 7 per dolar atau turun 1,1% pada 7,0166 di awal sesi , ini adalah pertama kalinya yuan diperdagangkan di atas 7 per dolar sejak Mei 2008. Kini yuan anjlok 1,47% ke serendah 7,0743 per dolar.

Penurunan tajam terjadi setelah Beijing berjanji pada hari Jumat untuk melawan kembali keputusan tiba-tiba Presiden AS Donald Trump untuk memberlakukan tarif 10% pada $ 300 miliar yang tersisa dalam impor Cina, sebuah langkah yang mengakhiri gencatan senjata perdagangan selama sebulan.

Selain itu juga mata uang ditekan oleh buruknya rilis data kinerja sektor service yang anjlok ke posisi terendah dalam 5 bulan untuk The Caixin China General Services PMI di 51,6 bulan Juli, yang turun dari posisi 52,0 di bulan Juni.

Indeks Dolar yang menunjukkan kekuatan dolar AS terhadap rival utamanya sedang menunjukkan pelemahan 0,15 persen ke posisi 97,92 setelah dibuka pada posisi 98.11 dan sempat naik ke posisi 98.14. Lemahnya posisi dolar dipicu oleh aksi safe haven yang sangat menguntungkan yen Jepang hingga naik ke posisi tertinggi dalam 7 bulan.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here