Presiden Jokowi Resmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN

0
233
Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/RULLY

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN, yang dibangun di atas tanah bekas Kantor Walikota Jakarta Selatan, pada Kamis (8/8).

Dalam pengantarnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan setelah bekerja siang dan malam, hari ini, gedung baru Sekretariat ASEAN siap digunakan sebagai rumah baru.

Ia pun menjelaskan Gedung baru ASEAN ini terdapat dua bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 11.359 meter persegi, dimana masing-masing menaranya memiliki 16 lantai.
Sementara luas bangunannya mencapai 49.993 meter persegi, jelas Retno.

Selain itu, terdapat 30 ruangan pertemuan dengan fungsinya masing-masing. Retno mengajak delegasi yang datang agar semua pertemuan ASEAN dapat dilakukan di gedung baru ini.

Kedepannya, setiap negara anggota ASEAN akan mendapat ruangan sendiri, untuk mempermudah dialog antar negara ASEAN.

Selain itu, gedung yang dibangun di tanah hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini juga ramah lingkungan. Ini gedung modern yang juga green building. Jadi sudah diatur agar Anda
tidak kedinginan saat berada di gedung ini, ungkap Retno.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo menyampaikan saat ketika menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, pada tahun 2012-2014 lalu. Menurutnya, seakan bernostalgia, Presiden Jokowi mengaku memiliki keterkaitan pribadi dengan gedung yang berdiri megah di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta.

Tujuh tahun lalu, saat saya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, saya masih ingat, saya lama berdiskusi dengan wakil sekjen ASEAN. Dan, topik bahasannya adalah penggunaan gedung lama wali kota Jakarta Selatan untuk perluasan Gedung Sekretariat ASEAN, terang Presiden Jokowi.

Ia mengaku, kerap melihat langsung proses pembangunan gedung yang merepresentasikan negara-negara ASEAN. Dan, saya sadar betul bahwa gedung ini sangat dibutuhkan ASEAN. Gedung ini dibutuhkan ASEAN untuk menunjang misinya ke depan, tambahnya.

Baginya, Indonesia sebagai salah satu negara pendiri ASEAN, terus berusaha memfasilitasi ASEAN dalam bergerak cepat, solid, dan bekerja efektif dan efisien sehingga dapat mengurangi uang perjalanan dinas.

Dalam pemikiran itulah gedung ini dibangun. Uang perjalanan bisa digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat lainnya, katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here