Harga Minyak Naik Lagi Karena Pasokan Bensin Amerika Turun Jutaan Barel

0
550

(Vibizmedia-Commodity) – Harga minyak mentah dunia pada penutupan perdagangan pasar komoditi berjangka sesi Amerika Jumat (29/08) dini hari menunjukkan kenaikan lanjutan perdagangan sebelumnya setelah Departemen Energy AS melaporkan penurunan pasokan minyak mentah termasuk bensin periode pekan lalu.

Pusat informasi Departemen Energy AS atau EIA melaporkan persediaan minyak mentah AS turun minggu lalu sebesar 10 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 2,1 juta barel, karena impor yang melambat. Demikian juga stok bensin turun 2,1 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis  untuk penurunan 388.000 barel.

Laporan EIA ini menyejukkan pasar komoditas energy  yang sepekan terakhir dikhawatirkan menurunnya permintaan minyak oleh ancaman resesi global akibat perang perdagangan antara Washington dan Beijing.

Harga minyak patokan internasional atau minyak Brent berjangka ditutup naik 1,7% menjadi $ 60,52 per barel. Demikian juga dengan harga minyak mentah berjangka Amerika atau minyak WTI  ditutup naik 1,5%  menjadi $ 55,75 per barel.

Namun secara bulanan kedua tolak ukur  harga minyak mentah diatas sedang  menuju kerugian bulanan masing-masing sekitar 7% dan 4%, yang terbebani oleh hambatan perdagangan antara dua konsumen minyak terbesar dunia yaitu AS dan China.

Untuk pergerakan harga selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak WTI  berusaha mendaki ke posisi resisten  56.80 – 57.45. Namun jika terjadi pergerakan sebaliknya akan turun ke posisi support 54.18 – 53.00.

 

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting  
Editor: Asido Situmorang 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here