Siswa-siswa SMK dari Indonesia Boyong 15 Medali World Skill Competition

0
411
Siswa SMK Indonesia Boyong 15 Medali World Skill Competition (Foto: Kominfo)

(Vibizmedia – Nasional) Berita baik datang dari ajang World Skill Competition (WSC), dimana siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang kompetisi internasional ini. Mereka berhasil memboyong sebanyak 15 medali pada ajang World Skill Competition (WSC) dengan total nilai perolehan medali (total medal points) sebesar 20 poin, dalam perhelatan yang  berlangsung pada 22 hingga 27 Agustus 2019, di Kazan, Rusia.

Kompetisi ini, merupakan level tertinggi kompetisi keterampilan bagi anak muda dari seluruh dunia, dengan fokus kompetisi pada keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan – Didik Suhardi mengapresiasi perolehan yang dicapai siswa Indonesia di ajang internasional tersebut. “Selamat kepada tim World Skill Indonesia tahun 2019 yang berlangsung di Kazan. Ini tentu prestasi terbaik yang kita raih tahun ini,” ujarnya di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8).

Prestasi membanggakan lainnya, yaitu dapat melampaui peringkat para peserta kompetisi dari negara maju. Tim Indonesia menempati peringkat ke-15 dari 62 negara peserta World Skill Competition.  Indonesia berada satu tingkat di atas negara Australia yang menempati peringkat ke-16 dan juga melewati prestasi siswa SMK dari Canada yang menduduki posisi ke-17.

Ke depan, Didik menargetkan untuk dapat meningkatkan perolehan medali khususnya medali emas. “Kita harapkan prestasi kita di tahun depan dengan persiapan yang jauh lebih baik lagi, sehingga secara kumulatif perolehan medali kita akan jauh lebih banyak lagi,” ujarnya.

 “Nantinya, kita berharap tahun depan, kita dapat emas yang diidam-idamkan dengan persiapan yang lebih baik lagi. Sehingga, menurutnya, pola persiapan bagi para peserta akan ditingkatkan dan fokus kepada bidang yang menjadi kekuatan bagi siswa SMK Indonesia. Kita persiapkan untuk tahun depan jauh lebih baik lagi karena ternyata negara lain persiapannya juga luar biasa, dan juga kita akan persiapkan di bidang yang menjadi kekuatan kita sehingga potensinya akan lebih besar,” ujarnya.

Rincian perolehan medali yang berhasil direbut siswa Indonesia dalam ajang tersebut, meliputi, Silver Medal/peringkat 2 dunia untuk bidang IT Network Systems Administration, Silver Medal/ peringkat 2 dunia untuk bidang IT Software Solutions for Business, Bronze Medal/ peringkat 3 dunia untuk bidang Plastic Die Engineering. Kemudian, Medallion for Excellence untuk 12 bidang yaitu Web Technologies, Automobile Technology, CNC Milling, Welding, Restaurant Service, Graphic Design Technology, Mechanical Engineering CAD, Hairdressing, Electronics, Industrial Control, Mechatronics, Fashion Technology.

Sebagai informasi, bidang Software Solutions for Business merupakan keterampilan untuk mempersiapkan dan memperbaharui perangkat lunak atau software yang dibutuhkan bagi bisnis skala besar maupun kecil. Sementara itu, bidang Plastic Die Engineering merupakan keterampilan untuk mendesain dan merangkai plastik cetak untuk kebutuhan produksi massal dengan kualitas baik, dan berbiaya produksi rendah. Adapun bidang Information Technology Network System Administration merupakan keterampilan untuk merancang, mengelola kebutuhan jaringan komputer bagi organisasi profit dan non-profit.

Keikutsertaan siswa SMK Indonesia dalam ajang ini adalah untuk yang ke delapan kalinya sejak menjadi anggota World Skill Competition di tahun 2004. Keikutsertaan perdana di tahun 2005 di Helsinki, Finlandia.  Tahun ini, sebanyak 29 bidang lomba yang diikuti perwakilan Indonesia dari 56 total bidang yang dilombakan.

Emy T/Journalist/BD
Editor: Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here