Kisah Unik Pak Ajum, Pemungut Sampah

0
911
(Photo: Dina B/BD)

Pagi ini, saya bertemu dengan Bp Ajum (47 thn) saat beliau sedang bekerja memungut sampah di rumah2 warga. Setiap hari, dari jam 05.00 s/d jam 10.00, beliau akan mendatangi rumah2 warga yang tinggal di jalan Bunga – kecamatan Kembangan – RT 04 – Meruya Selatan – Jakarta Barat.

Sesudah selesai memungut sampah dari rumah2 warga, maka Pak Ajum akan memisahkan :
1) Sampah yang bisa didaur ulang (seperti botol2 & gelas2 plastik, dll) yang akan dijualnya ke tempat pengolahan sampah.
2) Sampah yang harus dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).

Pak Ajum telah menjalani pekerjaan ini selama 3 tahun. Sebelumnya, Pak Ajum bekerja di pabrik onderdil mobil di daerah Kapuk selama 10 tahun. Tapi, saat pabrik tersebut melakukan pengurangan tenaga kerja, maka beliau termasuk dalam daftar karyawan yang harus di PHK.

(Photo: Dina B./BD)

Faktor usia dan kemampuan membuat dia memutuskan untuk mengambil pekerjaan sebagai pemungut sampah untuk mencukupi biaya hidup sehari-hari dan untuk membayar biaya kuliah anaknya di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Fakultas Sastra Inggris.

Pak Ajum merasa senang melakukan pekerjaannya ini. Kenapa ? Karena, warga menganggapnya sebagai keluarga. Ada warga yang memberikan makanan, pakaian-pakaian maupun uang kepadanya.

Istri dan anak nya juga mendukung pekerjaannya, walaupun pada awalnya putri semata wayangnya kaget ketika melihatnya naik sepeda motor yang di bagian belakangnya penuh berisi sampah. Selama ini, Pak Ajum tidak pernah memberitahukan kepada anaknya tentang pekerjaannya sebagai pemungut sampah.

“Neng, bapak nggak punya harta kekayaan apa-apa yang dapat bapak wariskan kepada Neng. Tapi, selama bapak masih sehat dan diberi kekuatan untuk bekerja, maka bapak akan kerjakan apa yang bisa bapak kerjakan untuk membiayai kuliah Neng. Hanya satu permintaan bapak kepada Neng, yaitu agar Neng rajin belajar dan menimba ilmu”, kata pak Ajum yang membuat putrinya mencucurkan air matanya.

Dina Boenanto/Vibizmedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here