Peran Indonesia di Dewan Keamanan PBB Diapresiasi Sekjen PBB

0
202
Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Dalam menjembatani upaya perdamaian dunia, Indonesia mendapatkan apresiasi secara khusus dari PBB dalam KTT ke-10 ASEAN PBB, atas peranan Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada pertemuan dengan United Nation (UN) yang turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB António Guterres tersebut, secara khusus Sekjen PBB menyampaikan apresiasi terhadap peran yang dimainkan Indonesia sebagai bridge builder selama ini, terutama selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, ungkap Menteri Luar Negeri yang turut mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan itu yang digelar di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, pada Minggu (3/11).

Di usianya yang ke-52, ASEAN telah mampu menjaga dan menjadi motor terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan. Tak hanya itu, ekonomi ASEAN juga mengalami pertumbuhan di atas rata-rata ekonomi dunia.

Oleh karenanya, untuk menunjukkan peran dan manfaat ASEAN serta kontribusinya bagi masyarakat dunia, sinergi antara organisasi kawasan yang kuat dengan PBB dipandang perlu untuk semakin ditingkatkan.

Presiden menekankan bahwa sinergi yang kuat antara organisasi kawasan seperti ASEAN dengan PBB ini sangat penting artinya karena kalau kawasannya kuat berarti berkontribusi terhadap perdamaian dunia, ungkapnya.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjadikan isu mendorong sinergi antara organisasi kawasan dengan PBB sebagai isu prioritas selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Presiden mengatakan,selama Indonesia duduk di dalam Dewan Keamanan PBB isu sinergitas antara kawasan dan PBB ini menjadi salah satu prioritas utama keanggotaan Indonesia di dalam Dewan Keamanan PBB, kata Menlu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here