Jepang Dukung Prioritas Program Pembangunan Infrastruktur dan SDM Presiden Jokowi

0
149
Pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di sela-sela KTT ke-35 ASEAN yang dihelat di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan Jepang akan memberikan dukungan sepenuhnya prioritas program pembangunan, pada masa pemerintahan kedua Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan PM Jepang Shinzo Abe dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di sela-sela KTT ke-35 ASEAN yang dihelat di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, pada Senin (4/11).

Di awal pertemuannya, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa dalam 5 tahun ke depan, Indonesia memiliki beberapa prioritas utama pembangunan yaitu pembangunan sumber daya manusia, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, dan reformasi kelembagaan.

Ia ingin fokus pada dua isu yaitu kerja sama infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, ungkap Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut.

PM Abe menyambut baik prioritas utama pembangunan tersebut. Bagi Shinzo, Jepang tentunya ingin bekerjasama di bidang yang merupakan prioritas utama, terutama pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia.
 
Sampai dengan saat ini, Indonesia-Jepang sudah memiliki banyak kerja sama di bidang infrastruktur, di antaranya proyek MRT Jakarta, Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, dan Pelabuhan Patimban, jelasnya

Ke depan, saya juga ingin mendorong peningkatan penggunaan konten lokal dan juga alih teknologi dalam kerja sama infrastruktur kita, lanjut Presiden.
 
Selain itu, pembangunan infrastruktur harus dapat menghubungkan sentra ekonomi di daerah pinggiran. Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong kerja sama realisasi pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Natuna, termasuk di beberapa pulau terluar lainnya.
 
Mengenai kerjasama pembangunan sumber daya manusia, Presiden Jokowi mengundang Jepang untuk meningkatkan kerjasama di bidang vokasi dan internship.

Saya mengundang Jepang untuk meningkatkan kerjasama vokasi dan internship termasuk melalui program kewirausahaan berbasis teknologi, ekonomi kreatif, dan digital, ungkap Presiden Jokowi.

Hal lain yang dibahas kedua pemimpin adalah mengenai integrasi ekonomi. Kedua pemimpin juga memiliki harapan sama agar RCEP dapat ditandatangani tahun 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here