Rakornas Sinergi Indonesia Maju DI SICC

0
234
Presiden Jokowi Membuka Rakornas (Foto Dato/VMN)

(Vibizmedia – Nasional) Hari ini Rabu (13/11/2019) dimulai acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh 3.000 pejabat dari berbagai unsur termasuk penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan dan TNI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Periksa Keuangan (BPK) juga hadir di acara tersebut.

Menuju Sentul International Convention Center (SICC) pagi ini, nampak jalan sudah dipadati para peserta yang hendak menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas). Terlihat penjagaan yang ketat dan pengaturan lalu lintas yang sibuk untuk membuat acara hari ini berjalan lancar.

Rakornas Forkopimda mengambil tema Sinergi untuk Indonesia maju. Acara dimaksudkan agar seluruh Indonesia memiliki sinergi dan selaras sesuai visi misi dan rencana pembangunan lima tahun ke depan Presiden dengan Pemerintah Daerah se-Indonesia. Sehingga, ada kesesuaian program, kesesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebelum ada pengesahan.

Lima program prioritas yang disampaikan oleh Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)- Ma’ruf Amin, pada saat pelantikan 20 Oktober lalu menjadi arah menuju Indonesia maju.

Pada intinya ada 5 hal pekerjaan besar yang akan dikerjakan oleh Presiden dan Kabinet baru untuk masa pemerintahan 2019 – 2024 nanti yaitu:

   Pertama, pembangunan SDM akan menjadi prioritas utama

   Kedua, pembangunan infrastruktur akan kita lanjutkan.

   Ketiga, segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan,

   Keempat, penyederhanaan birokrasi

   Kelima, transformasi ekonomi.

Pesan kuat yang disampaikan Jokowi pada saat pelantikan sebagai Presiden adalah komitmentnya untuk melayani masyarakat dan bukan terlaksananya program, istilah dalam WhatsApp “jangan send saja tapi harus delivered” demikian Jokowi menyampaikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan membuka Rapat Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia. Presiden menyampaikan pentingnya harmonisasi adanya komunikasi yang baik antara pemimpin, jika tidak akan timbul masalah,presiden mengingatkan. “Saya titip kalau ada persoalan hukum dan itu sudah kelihatan di awal-awal. Preventif dulu, diingatkan dulu. Jangan ditunggu kemudian peristiwa terjadi baru di… Setuju semuanya?” kata Jokowi. “Setuju…” jawab para peserta menjawab

“Saya sudah sampaikan ini kepada TNI, Polri, Jaksa Agung paling sama. Jelas-jelas keliru sejak awal diingatkan dong ini keliru benerkan dong. Jangan ngerti keliru terus dikerjakan setelah rampung baru ditebas. Nggak bisa seperti ini harus kita akhiri seperti ini. Jangan sampai ini kejadian. Baik di Kejari, baik di Kejati, baik di Polres, baik itu di Polda,” Jokowi menegaskan

“Selanjutnya yang berkaitan dengan kebijakan jangan ada kebijakan yang dikriminalisasi dicari-cari. Mendengar ini banyak sekali. Kalau tidak ada niat jahatnya, jangan dicari cari dong,” Sekali lagi Jokowi menyampaikan kepada para peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here