Ekspor Indonesia per Oktober 2019 Meningkat 5,92 Persen

0
108
Ilustrasi Sektor Petambangan (Non Migas)

(Vibizmedia – Nasional) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor Indonesia pada Oktober 2019 sebesar US$14,93 miliar, artinya naik 5,92 persen dibanding September 2019. Meskipun jika dibanding Oktober 2018 lalu, turun 6,13 persen.

Kepala BPS Suhariyanto memberikan penjelasan bahwa ekspor nonmigas menyumbang 93,80 persen. Menurut data ekpsor, sektor industri menyumbang paling tinggi sebesar 75,96 persen, sektor tambang 15,57 persen, sektor migas 6,20 persen, dan sektor pertanian 2,27 persen.

“Sedangkan peningkatan ekspor nonmigas pada Oktober 2019 terhadap September 2019 yaitu bahan bakar mineral US$144,6 juta, bijih, kerak,dan abu logam US$107,6 juta, dan alas kaki US$97,7 juta,” kata Suhariyanto Jumat (15/11).

Nilai ekspor secara kumulatif, Januari-Oktober 2019 mencapai US$139,11 miliar atau turun 7,80 persen dibanding periode yang sama tahun 2018. Demikian juga ekspor non migas mencapai US$128,76 miliar atau turun 5,82 persen.

Sedangkan untuk ekspor nonmigas Oktober 2019 terbesar menuju Tiongkok US$2,77 miliar, Amerika Serikat US$1,53 miliar, dan Jepang US$1,24 miliar. Kontribusi ketiganya mencapai 39,55 persen dan ekspor ke Eropa (28 negara) sebesar US$1,22 miliar.

Ditinjau dari provinsi asal barang, ekspor Indonesia pada periode Januari-Oktober 2019 berasal dari Jawa Barat senilai US$25,31 miliar (18,20 persen), Jawa Timur US$15,56 miliar (11,18 persen), dan Kalimantan Timur US$13,75 miliar (9,89 persen).

Emy T/Journalist/ VM
Editor: Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here