Bursa Eropa Dibuka Lebih Rendah Dipimpin Sektor Sumberdaya Dasar Dan Perbankan

0
154
The headquarters of the European Central Bank (ECB), where was taking place a meeting of the bank's Governing Council, is pictured in Frankfurt am Main, western Germany, on January 24, 2019. - The European Central Bank (ECB) is due to announce the outcome of its latest monetary policy gathering. (Photo by Daniel ROLAND / AFP)DANIEL ROLAND/AFP/Getty Images

(Vibizmedia – Index) – Saham Eropa dibuka lebih rendah pada Rabu pagi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif pada barang-barang China jika Beijing tidak menyetujui kesepakatan perdagangan.

Pan-European Stoxx 600 turun 0,6% pada awal sesi perdagangan, dengan sumber daya dasar dan saham bank masing-masing berkurang lebih dari 1% karena semua sektor dan bursa utama memasuki wilayah negatif.

Selama pertemuan dengan kabinetnya pada hari Selasa, presiden mengatakan bahwa jika China tidak membuat kesepakatan, ia akan “hanya menaikkan tarif lebih tinggi.”

Komentar itu muncul setelah laporan bahwa Beijing pesimis tentang prospek kesepakatan perdagangan “fase satu” yang akan segera terjadi karena penolakan Trump untuk menurunkan tarif yang ada.

Kementerian luar negeri China pada hari Rabu juga mengecam AS setelah Senat dengan suara bulat mengeluarkan undang-undang yang mendukung para pemrotes Hong Kong.

Di Amerika Serikat, para pedagang juga akan mengawasi proses pemakzulan terhadap presiden setelah kesaksian publik dari Letkol Alexander Vindman dan pejabat lainnya di Capitol Hill.

Saham di Asia Pasifik turun pada Rabu sore pada komentar, dipimpin oleh S & P / ASX 200 Australia dan Kospi Korea Selatan.

Bank Sentral Eropa (ECB) akan mempublikasikan Financial Stability Review pada pukul 9:00 pagi waktu London.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here