Nikkei 225 Anjlok, Tekanan Terbesar Datang Dari Saham Dai-Ichi Life

0
132

(Vibizmedia – Index) – Saham Jepang jatuh pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan menaikkan tarif impor China jika tidak ada kesepakatan dicapai dengan Beijing untuk mengakhiri perang dagang. Pada 02:05 GMT indeks Nikkei turun 0,83% pada 23.096,61.

Komentar Trump, yang ia buat pada hari Selasa di sebuah rapat kabinet di Gedung Putih, semakin mengaburkan harapan untuk resolusi perang dagang selama 16 bulan yang telah membatasi perdagangan global.

Amerika Serikat dan China telah bertukar tarif yang telah mengguncang pasar keuangan dan mengancam akan menyeret pertumbuhan ekonomi global ke tingkat terendah sejak krisis keuangan 2007-2008.

Poin penting mencakup bagaimana dan kapan harus mengurangi tarif dan berapa banyak produk pertanian AS yang akan berkomitmen untuk dibeli Tiongkok.

Beberapa pedagang juga khawatir tentang kemunduran lebih lanjut dalam hubungan AS-China setelah Senat AS, dalam pemungutan suara bulat, mengeluarkan undang-undang pada hari Selasa untuk melindungi hak asasi manusia di Hong Kong, yang telah diguncang oleh protes keras terhadap pemerintahan China dari mantan koloni Inggris tersebut. Kementerian luar negeri China mengatakan pihaknya sangat mengutuk tindakan itu.

Persentase kerugian terbesar dalam indeks datang dari perusahaan asuransi Dai-ichi Life Holdings Inc yang harga sahamnya turun 3,96%, diikuti oleh perusahaan pelayaran Mitsui OSK Lines Ltd yang kehilangan 3,93% dan Nippon Yusen KK turun 3,87%.

Persentase penambah terbesar dalam indeks adalah Sumitomo Dainippon Pharma Co naik 5,45%, diikuti oleh Casio Computer Co naik 2,27% dan perusahaan perdagangan online Rakuten Inc naik 2,09%.

Indeks Topix turun 0,68% menjadi 1.685,19, di jalur untuk penurunan terbesar sejak 14 November.

Volume saham yang diperdagangkan di dewan utama Tokyo Stock Exchange adalah 0,4 miliar, dibandingkan dengan rata-rata 1,25 miliar yen dalam 30 hari terakhir.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here