Presiden Ajak Pengusaha Tingkatkan Ekspor dan Jadikan Kawasan Industri Tekstil Terintegrasi

0
164
Presiden Joko Widodo menerima pengurus dan anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat Sintesis dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11). FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Jakarta) Pasca pertemuan pada 16 September 2019 lalu, Presiden Joko Widodo kembali menemui pengurus dan anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat Sintesis dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11).

Dalam pengantarnya, Presiden mengatakan ini tindak lanjut dari pertemuan kita di bulan September yang lalu dan kita harapkan dengan kabinet yang baru ini bisa kita sambungkan lagi apa yang telah kita bicarakan.

Terdapat beberapa hal yang dibahas Presiden bersama dengan jajaran API dan APSyFI, yakni yang pertama mengenai upaya meningkatkan ekspor pertekstilan Indonesia dan yang kedua mengenai investasi pengembangan kawasan industri tekstil yang terintegrasi.

“Kita sudah mulai siapkan sebuah kawasan, yang dulu ingin dibangun adalah apparel park atau sebuah kawasan dari mulai bahan baku sampai nantinya industrinya semuanya berada di satu tempat,” ungkap Presiden.

Selain itu, Presiden juga membicarakan soal produk maupun bahan tekstil impor yang menyebabkan produk-produk dari industri tekstil nasional sulit bersaing.

Hal tersebut menjadi perhatian penuh Presiden Joko Widodo. “Ternyata di situ banyak masuk barang-barang yang diproduksi oleh industri tekstil kita yang menjadi pesaing berat pada saat dijual di pasar,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here