Presiden Dorong ASEAN-Korea Kerja Sama Hard dan Soft Connectivity

0
209
Presiden Joko Widodo hadiri ASEAN-Republic of Korea Summit di Busan Exhibition and Convention Center, pada Selasa 26 November 2019. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo mendorong sinergi antara ASEAN Outlook on Indo-Pasific dan kebijakan baru Korea Selatan “New Southern Policy” harus diperkuat.

Dalam pertemuan ASEAN-Republic of Korea (ROK) Summit, Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa konektivitas seperti infrastruktur disebut sebagai hard-connectivity, ungkapnya saat berbicara pada ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO) pada Selasa (26/11).

Khusus di bidang hard-connectivity, Indonesia mengundang Korea Selatan untuk berpatisipasi dalam “Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum” di Jakarta tahun 2020.

“Saya yakin hasil dari Indo-Pacific Connectivity and Infrastructure Forum ini akan memperkuat kemitraan kita di bidang hard-connectivity,” jelas Presiden Jokowi.

Selain hard-connectivity, Presiden Jokowi mengingatkan ada satu hal penting lainnya yang tidak boleh dilupakan, yaitu soft-connectivity, terutama yang terkait dengan konektivitas antar manusia. Berbicara mengenai kerja sama soft-connectivity, Presiden menyebutkan ada tiga hal yang harus diperkuat, yakni hubungan antar masyarakat itu sendiri, hubungan antar pelajar atau mahasiswa, dan kolaborasi para pengusaha.

“Mari kita terus bekerja sama baik di bidang hard connectivity maupun soft connectivity,” jelas Presiden Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here