Presiden Minta Notaris Adaptif dengan Teknologi

0
69
Presiden Joko Widodo meresmikan Pembukaan Kongres Notaris Dunia ke-29 Tahun 2019 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (28/11). FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo mendorong peran layanan kenotarisan adaptif dengan teknologi agar cepat dan lincah.

Sebab menurutnya, saat ini dunia sudah berubah menjadi AI (Artificial Intelligence), sehingga semua negara, termasuk 89 negara yang menjadi anggota Internasional Union of Notaries terkena dampak dari era distrupsi.

“Era distrupsi memberikan tantangan-tantangan baru dan besar, dimana pemerintah pelaku bisnis dan kalangan notaris mengubah proses pemerintahan dan bisnis serta budaya kerja perusahaan di semua sektor harus gerak lebih lincah dan cepat”, ungkap Jokowi saat Peresmian Pembukaan Kongres Notaris Dunia ke-29 Tahun 2019 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (28/11).

Baginya, yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Yang cepat adaptasi dengan teknologi akan mengalahkan yang gagap teknologi.

Untuk itu, dalam mewujudkan perubahan tersebut harus dengan teknologi, dari birokrasi manual menjadi digital, dengan cara tersebut diharapkan dapat mengubah cara birokrasi yang rutinitas dan monoton menjadi cepat.

Presiden menyampaikan dulu tas notaris berisi pulpen, cap, dan materai. Menurutnya, sekarang harusnya laptop, tablet yang terkoneksi internet sehingga kalau klien butuh apa-apa, bisa cepat diurus online.

Ia pun mendorong agar notaris paham teknologi agar tidak tertinggal dan ditinggalkan klien-kliennya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here