Pemerintah Atasi Ruang Besar Masyarakat Terhadap Akses Keuangan

0
140
Presiden Joko Widodo menerima buku laporan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah saat membuka Rapat Koordinasi Nasional TPAKD dan Silahturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro di Hotel Mulia, Senayan, Selasa (10/12). FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo mengatakan masih ada ruang besar mendorong masyarakat ke akses keuangan yang dimiliki pemerintah.

Dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dan Silahturahmi Nasional Bank Wakaf Mikro di Hotel Mulia, Senayan, Presiden Jokowi berkeinginan agar masyarakat di seluruh tanah air memperoleh akses ke sektor keuangan.

Berdasarkan data yang diperolehnya, tingkat literasi keuangan masyarakat masih 35%, sedangkan inklusi keuangan masih 75%.

“Harus kita percepat baik menabung dan akses kredit,” ungkapnya

Untuk itu, Presiden sampaikan menabung merupakan tanggung jawab dinas pendidikan dan kebudayaan. Menurutnya, anak-anak sedini mungkin menabung di bank.

Sementara untuk kredit, Presiden menyebut sudah ada solusi dalam wujud bank wakaf mikro di pesantren. Walaupun pesantren yang berpartisipasi baru 55 pesantren.

“Insya Allah akan tambah-tambah terus. Sudah terbentuk kelompok-kelompok usaha dan agar cluster dipayungi kayak di-holdingkan dan punya korporasi usaha mikro dan bisa askes ke market place baik nasional dan global,” terang Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here