Presiden Jokowi Meninjau Potensi Hydro Power di Kayan, Kaltara

0
592
Kunjunga kerja Presiden Jokowi ke Provinsi Kalimantan Utara. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo meninjau potensi hydro power dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI-AU, dalam perjalanan kembali ke Kota Tarakan.

Menurut Gubernur Kaltara yang mendampingi Presiden dalam peninjauan, ada dua titik lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang ditinjau Presiden, yakni Kayan I dan Kayan II.

“Pulang dari Malinau kita meninjau titik lokasi untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan I dan Kayan II,” ungkapnya.

PLTA Kayan tersebut berpotensi menghasilkan kapasitas listrik sebesar 9.000 megawatt dari lima bendungan yang akan dibangun secara bertahap.

PLTA ini akan dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan listrik Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, serta untuk menambah ketahanan energi nasional.

Selain Sungai Kayan, potensi hydro power di Kalimantan Utara juga terdapat di Sungai Mentarang. PLTA Mentarang memiliki potensi kapasitas listrik sebesar 1.375 megawatt.

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Raffles Hotel, Jakarta, Kamis, 28 November 2019 lalu menyampaikan pentingnya mencari sumber-sumber energi baru.

Potensi hydro power yang dimiliki Sungai Kayan merupakan salah satu sumber energi baru tersebut. “Kalau yang namanya Sungai Kayan dibendung, ada 10 titik di situ, dan dipakai untuk hydro power pembangkit listrik tenaga air, muncul biayanya hanya 2 sen. Kalau kita pakai batu bara bisa 6-7 sen. Siapa yang bisa melawan angka 2 sen ini? Semuanya akan berbondong-bondong ke sini. Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur, ini akan kita mulai. Karena dari sini lah kita memiliki competitiveness, memiliki daya saing,” kata Presiden saat itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here