Presiden Jokowi: Omnibus Law Atasi Obesitas Regulasi

0
75
Presiden Joko Widodo menghadiri penyampaian laporan tahunan Mahkamah Konstitusi 2019 di ruang sidang Pleno, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/1). FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kondisi Indonesia saat ini mengalami obesitas regulasi. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri penyampaian laporan tahunan Mahkamah Konstitusi (MK) 2019 di ruang sidang Pleno, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/1).

“Saya memperoleh laporan terdapat 8.451 peraturan pusat dan 15.985 perda. Kita mengalami hyper regulasi, obesitas regulasi,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini akan menjerat aturan-aturan sendiri yang berakibat memperlambat perkembangan dan terjebak dalam keruwetan peraturan.

Dirinya menghimbau agar regulasi tersebut harus disederhanakan sehingga kita memiliki kecepatan dalam memutuskan dan bertindak dalam merespons perubahan-perubahan dunia yang sangat cepat,” ungkap Presiden Jokowi.

Untuk itu, pemerintah sedang memangkas dengan merancang UU Omnibus Law, yang saat ini sedang disiapkan dan akan diserahkan pada DPR.

“Berbagai ketentuan dalam puluhan UU akan dipangkas, disederhanakan, dan diselaraskan. Omnibus Law perpajakan dan omnibus law cipta lapangan kerja saat ini sedang disiapkan dan akan segera disampaikan ke DPR,” ungkap Jokowi.

Ia berharap masyarakat mendukung rancangan UU Omnibus Law tersebut agar mampu mewujudkan peraturan yang lebih efisien.

“Demi terwujudnya keadilan sosial demi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana amanat konstitusi kita,” ungkap Presiden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here