Presiden Jokowi: Indonesia Beraneka Ragam, Tetapi Tetap Satu Sebagai Saudara

0
376
Presiden Jokowi menghadiri Perayaan Imlek Nasional “Bersatu Untuk Indonesia Maju” di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/1). FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-BSD) Ditengah kondisi ekonomi dunia sekarang yang sedang melambat saat ini, Presiden Joko Widodo mendorong pelaku usaha dan jajarannya agar dapat bekerja keras dan kerja cepat.

“Jadi kalau kita kerja biasa-biasa akan sangat berbahaya bagi ekonomi negara kita karena ekonomi dunia sekarang pada posisi yang memang menurun dan pada posisi yang tidak pasti,” ungkap Presiden Jokowi pada Perayaan Imlek Nasional “Bersatu Untuk Indonesia Maju” di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/1).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa semua patut bersyukur karena bisa berkumpul dari berbagai ragam marga dari keturunan Tionghoa.

“Saya tahu di sini ada marga Tan, marga Oey, marga Gan, marga Pang, marga Lim, dan marga-marga yang lainnya yang tidak bisa saya sebut satu per satu karena saya tahu marga di keturunan tionghoa ini banyak sekali,” ungkap Presiden.

Menurutnya, sama dengan negara Indonesia yang sangat beragam, bermacam-macam suku, agama, etnis, yang hidup dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

“Saya senang pagi hari ini saya bisa memakai baju ini (Cheongsam). Ketua panitianya pakai baju tradisional Jawa. Ini kan dibalik-balik. Menteri-menteri juga, silakan Pak Menteri coba,  Pak Mensesneg, Pak Menko PMK, lanjutnya pakai baju adat tionghoa Pak Menko PMK tapi pakai peci.

Kondisi yang beragam ini, menurut Presiden, tidak ada selain di Indonesia dengan keragaman 714 suku dan lebih dari 1.100 lebih bahasa daerah.

“Ini yang patut kita syukuri bahwa meskipun kita beraneka ragam tetapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa setanah air yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” jelas Presiden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here