Bertemu Wapres, Ari Kuncoro Membawa Konsep Ekonomi “Sufficiency”

0
653

(Vibizmedia – Jakarta) Pada hari ini, Senin 3 Februari 2020, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendapat kunjungan dari Rektor Universitas Indonesia Prof. Ari Kuncoro S.E., M.A., Ph.D. dimana dalam hal ini membicarakan  proses keseimbangan antara pedesaan dan perkotaan. Jika sektor perkotaan dibiarkan terus maju maka lama-kelamaan akan menggerus  pedesaan. Bahayanya adalah nanti desa akan menjadi seperti kota dimana lahan hijau hilang. Tetapi ketimpangan pendapatan terus terjadi, oleh karena itu pedesaan perlu diberdayakan.

Rektor Universitas Indonesia mengatakan salah satu yang akan dilakukan adalah supaya kesenjangan tersebut tidak terjadi. Maka perlu melakukan pendekatan Service Efficiency Economy, artinya hidup yang berkecukupan namun tidak berlebih – lebihan dan menghormati lingkungan. Salah satu yang digunakan dalam pemberdayaan didalam pedesaan sekaligus Service Efficiency Economy ialah pesantren.

Pertemuan Wapres dengan Rektor Universitas Indonesia (Foto: ASDEP KIP SETWAPRES)

Mengapa melalui pesantren karena hampir semua diajarkan tidak hanya dalam ruang lingkup pertanian saja. Oleh karena itu perlu memasukkan ide – ide baru, salah satunya ialah teknologi dan hal – hal di perkotaan sebagai kesempatan. Bukan berarti nantinya masyarakat desa akan ke kota, namun yang ditekankan di sini ialah kehidupan di desa dengan kecukupan sandang dan pangan serta juga filosofi moderasi, mandiri dan kewajaran. Sehingga desa melihat bahwa mereka adalah pendamping dari perkotaan. Jadi konsep ini akan digaungkan, karena kalau semua mengejar hanya dunia materi maka yang akan terjadi ialah kerusakan lingkungan.

Ma’ruf Amin mengatakan bahwa salah satu contoh adalah daerah pertambangan liar akan menghasilkan dampak seperti merkuri yang akan mengalir ke sungai atau ke persawahan dan dapat membahayakan, yaitu mengakibatkan bayi cacat. Jadi memang dengan kondisi – kondisi seperti merkuri dan lainnya, Ari Kuncoro mengatakan bahwa yang penting ialah keberlanjutan, yaitu melakukan pembangunan tetapi tidak merusak.

Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro (Foto: Togu Hasiholan/Vibizmedia)

Konsep – konsep yang disampaikan dalam pertemuan Rektor Universitas Indonesia dengan Wakil Presiden ini ialah bagaimana keuangannya, mulai dari KUR, penguatan Mikro, bahkan bisa dibiayai oleh Bank Syariah. Untuk Universitas Indonesia sendiri ada beberapa program yang sudah dilakukan, yaitu Ekonomi Syariah, Magang, kemudian ada KKN,  juga pusat ekonomi bisnis Islam dan halal. Atas program yang sudah berjalan ini mendapat sambutan dari Wakil Presiden, dimana disampaikan bahwa Universitas Indonesia sekalipun ada di perkotaan harus terjun ke pedesaan.

Memang konsep ini masih sangat baru dimana hidup itu tidak boleh ngoyo,  demikian dikatakan Ari Kuncoro, melainkan harus happiness yaitu keseimbangan antara materi dan virtual serta penghormatan terhadap lingkungan, kekeluargaan dan spiritual.

Togu Hasiolan/Vibizmedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here