Menkes : Jangan Ragukan, Indonesia Sudah Melewati Semua Standar Internasional

0
321
Menkes memberikan keterangan mengenai proses pemeriksaan Virus Corona di Indonesia di Kantor Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kebon Sirih, Jakarta, 11/2/20 (Foto: Togu Hasiholan/Vibizmedia)

(Vibizmedia -Nasional) Menanggapi ramainya berita mengenai penelitian Harvard yang meragukan pemerintah Indonesia mampu mendeteksi Virus Corona di Indonesia, terlebih karena tidak adanya kasus terjangkit virus Corona di Indonesia,  telah dijawab dengan tegas oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto hari ini di Jakarta (11/2).

Saat ditemui setelah Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Pencegahan Stunting Dan Program Dana Desa, siang tadi di Kantor Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Kebon Sirih, ia menegaskan  bahwa semua peralatan yang kita miliki sudah di”fixed”kan dengan Duta Besar AS, bahwa kita menggunakan peralatan (kit) dari Amerika. “Ada beberapa pilihan kit, tetapi kita menggunakan kit dari Amerika,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa pada intinya apa yang sudah dilakukan sudah sesuai standard internasional. Semuanya sudah dicek. Bahkan jika pihak WHO atau Amerika ingin mengecek langsung, maka ia mempersilahkan untuk  ikut melihat langsung prosesnya dengan alat yang mereka miliki, apakah sudah sesuai atau tidak. Ia menegaskan bahwa tidak ada yang ditutupi dan semuanya transparan.

“Jika ingin dilakukan perbandingan dengan negara lain tentunya tidak dapat dilakukan karena ada MTA (Material Transferred Agreement) dimana peralatan tidak bisa dibawa keluar. Jika ingin mengecek langsung ke Indonesia dipersilahkan, karena prinsipnya sangat transparan,” pungkasnya.

Bahkan jika media ingin meliput pun ia mempersilahkan untuk melihat langsung laboratorium yang ada dan seperti apa proses pemeriksaan yang dilakukan. Supaya tidak lagi ada yang menyangsikan. “Ini milik kita, negara lain sudah mengakui, sudah terakreditasi, WHO juga mengakui. Alat juga dari sana,” tukasnya.

Menurutnya, siapapun bebas saja membuat survey, riset, kajian atau penelitian. Tetapi ia sesalkan adanya riset atau penelitian yang meragukan Indonesia, karena sama saja mendiskreditkan negara kita.

Sekali lagi ia menegaskan bahwa dari sejak awal sudah penuh kewaspadaan, bahkan tidak kendor sama sekali. Ia pastikan tidak ada yang lolos, karena sudah dilakukan “surveilance tracking” dimana pemerintah mengikuti sampai ke dinas-dinas kesehatan setempat.

Jika orang menyangsikan mengapa tidak ada kasus Corona Virus di Indonesia, Menkes menjawab bahwa hal ini bukan dikarenakan cuaca di Indonesia, tapi tentu karena berkah dari Tuhan.    “Saya kira karena doa kita semua, jangan meremehkan dan menyangsikan. Kita semua ada pada level kewaspadaan paling  tinggi dan menggunakan peralatan internasional. Kalau nggak ada kasus, justru harus disyukuri, jangan dipertanyakan. Justru ini menunjukkan bahwa Yang Maha Kuasa masih memblessing kita.” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here