Pasar Global Bergerak Naik Didukung Bursa Eropa Yang Capai Rekor Tertinggi

0
140

(Vibizmedia – Index) – Saham global bergerak naik pada hari Senin karena janji kebijakan stimulus lebih lanjut untuk menangkal pukulan ekonomi dari wabah coronavirus menenangkan investor yang gelisah.

Baik indeks STOXX 600 pan-Eropa dan DAX Jerman mencapai rekor tertinggi. MSCI All-Country World Index, yang melacak saham di 47 negara juga naik 0,04 persen. Di Asia, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,17% mendekati puncak minggu lalu di 558,30, tertinggi sejak akhir Januari.

Kenaikan bursa-bursa saham di Asia dipimpin oleh China, yang indeks blue-chipnya naik 2,25% setelah bank sentral negara itu menurunkan suku bunga utama dan menyuntikkan lebih banyak likuiditas ke dalam sistem keuangan dalam negeri. Ditambah lagi keluarnya pengumuman oleh menteri keuangan China pada hari Minggu bahwa Beijing akan mengeluarkan pemotongan pajak.

Kekhawatiran tentang sentakan terhadap ekonomi dunia dari virus korona tetap ada meskipun jumlah kasus baru yang dilaporkan di China naik menjadi 2.048 pada hari Minggu dari 2.009 hari sebelumnya.

Indeks utama Nikkei 225 Jepang turun 0,7% setelah ekonominya menyusut pada laju tercepat dalam hampir enam tahun pada kuartal yang berakhir di bulan Desember. Perlambatan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu terjadi di tengah kekhawatiran dampak virus corona akan mengganggu hasil produksi dan pariwisata yang memicu kekhawatiran Jepang akan jatuh ke dalam resesi.

Coronavirus juga menyebabkan Singapura yang bergantung pada sektor perdagangannya menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi 2020-nya. Demikian juga dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok, diperkirakan akan melambat tajam.

Indeks KOSPI Korea Selatan berakhir mendatar. Indeks saham Australia, Singapura dan Malaysia ditutup melemah. Namun kesengsaraan Asia belum menyebar ke Amerika Serikat. Indeks Wall Street mencatat rekor tertinggi.

Sementara itu, di pasar mata uang, dolar naik terhadap yen pada 109,84 dan pound pada $ 1,3034. Namun dolar AS melemah terhadap euro dan berada di posisi $ 1,0838. Aussie yang peka terhadap risiko, yang juga dimainkan sebagai proksi likuid untuk aset Tiongkok, naik 0,1% menjadi $ 0,6729.

Di pasar komoditas, emas turun 0,25% menjadi $ 1.580 per ons. Minyak mentah Brent lebih tinggi pada $ 57,41 per barel dan minyak mentah AS naik 0,25% menjadi $ 52,22 per barel.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here