Presiden Ingin Tampilkan Wajah Indonesia Saat Ikuti Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020

0
404
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai persiapan ajang Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. FOTO: VIBIZMEDIA.COM|MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Jakarta) Presiden Joko Widodo meminta jajarannya menampilkan wajah Indonesia sebagai negara yang tengah melakukan transformasi ekonomi saat mengikuti dua ajang pameran internasional pada tahun 2020 ini, yaitu Hannover Messe dan World Expo Dubai.

“Pertama, untuk Hannover Messe 2020 karena waktunya sudah sangat mepet sekali, tinggal 2 bulan lagi yaitu di bulan April, sehingga betul-betul persiapkan yang matang, sampaikan wajah Indonesia sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi ke industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi. Penting untuk kita tampilkan,” jelas Presiden dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

Tak hanya itu, Presiden juga ingin agar Indonesia ditampilkan sebagai negara yang menarik untuk diajak kerja sama. Dalam bidang energi misalnya, kerja sama bisa dilakukan dalam pengembangan industri energi ramah lingkungan, biodiesel, hingga potensi nikel terbesar.

“Kita memiliki potensi nikel terbesar di dunia yang nanti bisa menghasilkan lithium ion battery yang berperan pada energi masa depan,” ungkapnya.

Sebagai negara mitra resmi pertama di ASEAN pada ajang Hannover Messe, dirinya ingin agar Indonesia betul-betul mengambil manfaat dan peluang yang sebesar-besarnya bagi peningkatan ekonomi Indonesia.

Selain itu, juga sebagai pintu masuk promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi.

“Saya mendapatkan laporan bahwa di Hannover Messe nanti akan diikuti oleh 91 negara, dihadiri lebih dari 200 ribu pengunjung, 68 persen adalah CEO-CEO perusahaan besar, dan diperkirakan akan mendorong sekitar 6,5 juta kontak bisnis,” jelasnya.

Sementara itu, pada ajang World Expo Dubai 2020, Presiden meminta jajarannya untuk bisa menangkap ajang tersebut sebagai peluang promosi potensi ekonomi Indonesia. Terutama mengingat ajang World Expo Dubai akan diikuti oleh 192 peserta dari berbagai negara dan diperkirakan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung.

“Ini bisa menjadi hub membangun jembatan ekonomi dengan negara-negara di Timur Tengah dan di Afrika sebagai emerging economies,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here