Pesan Menteri Kesehatan Terkait Positif COVID-19 di Indonesia: Jangan Resah

0
2696

(Vibizmedia-Headline) Siang ini Indonesia dihebohkan dengan berita positifnya dua orang WN Indonesia yang telah dites COVID-19. Pemerintah melakukan konperensi pers langsung dibawakan oleh Presiden Joko Widodo dan juga Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto yang menjelaskan dengan terbuka informasi terkait COVID-19. Baik Presiden Jokowi maupun Menkes Terawan keduanya menyampaikan dengan tenang dan sikap yang menenangkan masyarakat.

Seorang ibu usia 61 tahun dan anaknya usia 31 tahun terpapar COVID-19. Ibu dan anak ini berdomisili di Depok, Jawa Barat dan bertemu  dengan WN Jepang yang berdomisili di Malaysia dalam suatu acara. WN Jepang tersebut dinyatakan positif COVID-19 saat kembali ke Malaysia dan memang sempat berada di Indonesia selama beberapa hari. Pemerintah mendapatkan info dari pemerintah Malaysia dan melakukan penelusuran pada temannya. Observasi dilakukan oleh Dinas Kesehatan sebelum divonis positif dan dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara pada 1 Maret 2020. Dinkes setempat mengisolasi rumah pasien di Depok di Studio Alam Indah dan mencari lagi siapa lagi yang terkena yang berinteraksi dengan mereka yang terkena. COVID-19 memang sangat mudah menular dengan kontak langsung dan perlu dilakukan antisipasi di lingkungan sekitar untuk melihat siapa saja yang mengalami kontak langsung dengan pasien.

Namun, sebagai bagian dari masyarakat tidak perlu resah. Saat ini ditegaskan oleh Menkes bahwa posisi Indonesia masih aman dan pasien telah dimonitor ketat . Di daerah Depok di lokasi kasus COVID-19 warga sekitarnya juga sudah diperiksa. Pemerintah terus melakukan tracking terhadap kasus ini. Pemerintah menegaskan pemerintah serius menangani COVID-19. Pemerintah sudah menyiapkan 100 RS dengan standar internasional, reagen yang dibutuhkan, team gabungan TNI Polri dan sipil dalam menangani , SOP yang standarnya sama dengan standar internasional, ada anggaran yang diprioritaskan untuk penanganan COVID-19.

COVID-19 tidak akan menular jika imunitas tubuh kita kuat. Untuk memiliki imunitas yang kuat selain dihimbau untuk makan makanan yang bergizi dan minum vitamin juga jangan sampai mengalami stress. Stress dapat timbul karena stress fisik akibat terlalu capek atau stress pikiran. Keresahan yang berlebihan dapat membuat tubuh berada dalam kondisi stress yang menurunkan imunitas. GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) telah dibuat Kementrian Kesehatan sebagai edukasi bagaimana memiliki tubuh yang sehat. Dalam edukasi tersebut tidak lupa diingatkan untuk berdoa sebagai salah satu hal penting menghadapi pandemi COVID-19.

Tidak meremehkan, tetap berjaga tapi tidak resah adalah sikap yang perlu kita miliki. Waspada terhadap gejala yang ditimbulkan. Gejala COVID-19 mirip dengan batuk pilek biasa bahkan cenderung ringan pada awalnya dan seringkali disertai dengan sakit kepala. Gejala awal hanyalah merasakan nyeri di tenggorokan atau batuk pilek. Bisa jadi bahkan tanpa gejala. Demam pun tidak selalu ada. Bila kondisi memberat, dapat terjadi sesak nafas karena pneumonia. Bila ada gejala batuk dan pilek masyarakat sebaiknya menggunakan masker dan segera berobat. Masyarakat dapat memonitor perkembangan COVID-19 di Indonesia melalui website yang dibuat oleh Kementrian Kesehatan yaitu melalui situs http://infeksiemerging.kemkes.go.id/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here