DPR AS Setujui 8,3 Milyar Dolar Untuk Melawan Virus Corona

0
662
Ruangan sidang DPR AS (Foto: www.house.gov)

(Vibizmedia – Nasional)

Saat ini AS bersiap menghadapi berkembangnya wabah coronavirus, Kongres AS merencanakan mengeluarkan pendanaan darurat.

Seperti dilansir aljazeera.com, pada Rabu, 04/03/2020, hampir seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS (415-2)  sepakat menyetujui menyiapkan biaya darurat sebesar 8,3 Milyar USD menghadapi ancaman coronavirus di AS dan secara global.

Di tengah-tengah berbagai tanda virus yang menyebar dari orang ke orang di AS, biaya akan dinaikkan segera di Senat AS dan dikirimkan ke Presiden Donald Trump untuk ditanda-tangani pada akhir minggu ini.

“ Rakyat Amerika bergantung kepada pemerintahan kita untuk pendanaan secara penuh yang terkoordinasi dan  merupakan respon pemerintah secara luas dan komprehensif terhadap coronavirus,” ujar anggota DPR Nila Lowey, dari the House Committee on Appropriations. “Kita harus segera melaksanakannya – ada banyak nyawa yang harus diperjuangkan,” tandasnya.

“Kita memiliki kondisi darurat,” ujar anggota DPR Fred Upton, dari partai Republik. “Saya mendorong semua kolega saya untuk mendukung uang ini dan membawanya ke Presiden secepat mungkin.”

Anggota DPR sebelumnya menerima pengarahan secara tertutup dari Wakil Presiden AS, Mike Pence, pada hari Rabu.

Pence mengatakan kepada para anggota DPR bahwa Trump segera akan meminta perusahaan-perusahaan AS untuk mengijinkan karyawannya bekerja dari tempat jauh atau mengambil cuti.

Saat ini ada pengetatan kepergian domestik yang baru di AS, dan kit baru untuk memeriksa virus sedang didistribusikan ke setiap negara bagian. Seluruh biaya pemeriksaan di-cover oleh program-program kesehatan pemerintah Medicaid dan Medicare sekaligus asuransi pribadi, ujar Pence.

Berdasarkan summary yang dibuat oleh the House Committee on Appropriations  (yaitu komite yang bertanggung jawab menyampaikan biaya yang sesuai, bersama Senat),  biaya tersebut  mencakup:

  • 2,2 Milyar USD untuk kesehtan masyarakat mendanai respon dan pencegahan, dimana 950 juta USD adalah untuk agensi-agensi kesehatan lokal dan negara bagian
  • 1 Milyar USD untuk obat-obatan dan supplai medis untuk rumah-rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan masyarakat
  • 3 Milyar USD untuk pengembangan vaksin, terapeutik dan diagnostik
  • 435 Juta USD untuk sistem kesehatan luar negeri
  • 300 Juta USD untuk keperluan kemanusiaan/ humanitarian
  • 7 Milyar USD sebagai potensi dalam pinjaman bunga rendah untuk bisnis-bisnis kecil

“Kami mendengarkan para agen dan para ahli di garis depan dengan hati-hati menyiapkan paket ini,” ujar Senator Richard Shelby, ketua partai Republik di Senat Committee on Appropriations.

“Saya sangat menghargai keseriusan Presiden Trump untuk menanda-tangan peraturan ini,“ ujar Shelby.

Jumlah biaya adalah permintaan awal Trump minggu lalu sebesar 2,5 Milyar USD untuk pendanaan, dimana administrasi mencari pada hari-hari awal epidemik akan menyebar ke efek-efek potensialnya. Jumlah yang dikonfirmasi terinfeksi di AS terus meningkat di atas 129 Rabu kemarin sementara para dokter dan Rumah Sakit mulai memeriksa para pasien virus ini paling tidak di 15 negara bagian. Tercatat ada 10 orang di Washington State dan 1 orang di California yang meninggal karena virus ini.

Respon medis atas virus ini di AS tertunda karena kurangnya kit pemeriksaan. Isyu ini telah diselesaikan setelah lebih banyak kit didistribusikan. CDC AS (the US Centers for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa saat ini kit tersedia cukup untuk memeriksa 750,000 orang.  Dr. Anthony Faucy, spesialis terkenal untuk penyakit menular di the US National Institutes of Health, mengatakan kepada anggota Kongres dalam public hearing pada hari Rabu bahwa pemeriksaan pro aktif di enam kota AS sedang diperluas.

CDC telah memulai memeriksa mereka yang datang ke ruang-ruang gawat darurat dengan gejala COVID-19 di Los Angeles, San Fransisco, Honolulu, New York, Chicago dan Washington, DC.  “CDC berencana untuk meluaskan pemeriksaan ke kota-kota yang lebih besar setelah perangkat-perangkat tersedia,” ujar Fauci.

Sejauh ini kasus terinfeksi coronavirus terbanyak ada di wilayah Seattle, dimana virus menyebar melalui rumah jompo. Tapi perhatian meningkat secara nasional.

Kantor kesehatan masyarakat Seattle sedang bersiap adanya penyebaran yang lebih luas dengan membeli sebuah motel yang bisa dijadikan rumah sakit persinggahan bagi pasien rumah dan juga menyiapkan unit-unit rumah bagi yang terinfeksi.

Sementara para anggota dewan bepergian pulang pergi ke distrik rumah mereka di akhir pekan, para anggota Kongres memikirkan kemungkinan sesi-sesi ditunda setelah penyebaran virus, ujar anggota kongres Rueben Gallego.

“Kami perlu meyakinkan adanya perawatan dan pemeriksaan yang sedapat mungkin mudah dijangkau dan gratis, “ ujar Gallego, yang berencana mengajukan biaya kepada pemerintah untuk menutupi biaya pemeriksaan bagi siapa saja.

“Ini adalah darurat kesehatan nasional,” ujar Gallego.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here