Tetap Tingkatkan Kewaspadaan Dengan Jaga Kondisi Tubuh

0
298
Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers kemarin, 8/03/2020 (Foto: Humas Kemenkes)

(Vibizmedia-Nasional) Sampai hari ini pasien positif terinfeksi Virus Corona COVID 19 ada 6 orang di Indonesia .

Berdasar hasil pemeriksaan laboratorium kemarin sore (8/3) maka terkonfirmasi positif terkena virus COVID 19 adalah kasus 5 yaitu seorang pria berusia 55 tahun yang merupakan hasil pemeriksaan lanjutan dari tracking kluster Jakarta. Sedangkan kasus 6 adalah seorang pria berusia 36 tahun dan merupakan imported case yang diperoleh dari Jepang saat bekerja sebagai ABK Diamond Princess. Kondisi keduanya stabil, tidak membutuhkan oksigen, tidak menggunakan infus, sadar penuh, tidak demam, tidak batuk, dan tidak pilek.

Akan terus dilakukan tracking untuk kluster Jakarta, termasuk pada sub kluster karena kluster ini berkaitan dengan ditemukannya 4 kasus positif kemarin. Salah satu kasus suspect dari kluster Jakarta saat ini sedang dirawat di Bandung.

Dalam Kondisi Membaik

Kondisi keempat orang positif COVID19 semakin baik. Kasus 1 dan 2 sudah tidak panas dan hanya tinggal menunggu hasil laboratoriumnya. Jika sudah negatif maka dengan 2 kali pemeriksaan negative maka yang bersangkutan sudah diperbolehkan pulang.

Untuk kasus 3 dan 4 sudah tidak demam, masih batuk, tapi pileknya mulai berkurang. Dengan perawatan yang bagus diharapkan segera sembuh dan bisa segera dipulangkan.

620 PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

Per tanggal 7 Maret, maka total yang sudah diperiksa ada 620 pasien dalam pengawasan. Sedangkan yang dikirim dari rumah sakit ada 327 berasal dari 63 RS di 25 provinsi. Dari 327 hasilnya 4 confirm positif dan 23 masih suspect.

Pemeriksaan yang digunakan sebagai acuan adalah jika masih ada tanda-tanda klinis maka tidak boleh dikatakan negatif sekalipun hasilnya negatif. Pemeriksaan harus dilakukan berkali-kali hingga 7 kali. Pemeriksaan kembali dilakukan untuk mewaspadai sepanjang masih muncul keluhan.

Putuskan Rantai Penularan dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Keberhasilan pengendalian penyakit ini adalah bagaimana memutuskan rantai penularan dengan cara melakukan isolasi terhadap kasus yang positif.

Obat yang definitif untuk virus COVID19 belum ada. Tetapi jika memperhatikan bahwa ada lebih dari 54 ribu orang sembuh di seluruh dunia maka itu karena memang daya tahan tubuhnya ditingkatkan. Inilah yang menjadi acuan bagi Kemenkes bagi kasus positif maupun suspect yaitu meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Kewaspadaan Yang Sistematis

Kewaspadaan terhadap COVID19 sudah tersistematis di seluruh wilayah di Indonesia. Beberapa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) negatif, sudah diperbolehkan pulang untuk kemudian melakukan isolasi mandiri. Selama 14 hari mereka diminta menggunakan masker, mengurangi kontak dengan keluarga dan tidak bepergian. Selain itu setiap hari kesehatan mereka juga dipantau oleh Puskesmas dan Dinkes setempat sampai 14 hari. jika seluruhnya baik maka yang bersangkutan dapat menjalani aktivitas seperti biasanya.

Namun tidak ada satu jaminan tidak akan ketularan dan menjadi sakit lagi, tidak ada laporan yang sembuh kambuh namun ketularan lagi.

Edukasi Untuk Selalu Berhati-hati

Itulah sebabnya edukasi menjadi sangat penting untuk selalu berhati-hati. Karena penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang berat mengingat bahwa ini adalah kelompok common cold sama seperti batuk, bersin, demam.

Karenanya diharapkan ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat sakit, rajin cuci tangan pakai sabun dan menjaga kebersihan diri.

Inilah yang menjadi pesan dari Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here