IPB Siapkan Petani Milenial dan Program Sekolah Peternakan Rakyat

0
560

(Vibizmedia – Nasional) Hari ini (12/03/2020) di kantor Wakil Presiden, Rektor IPB, Rektor IPB, Prof,Dr.Arif Satria,SP.,M.Si, bertemu dengan Wapres K. H. Ma’ruf Amin dan melakukan beberapa perbincangan.

Di antaranya membicarakan pengembangan pertanian dan perikanan kelautan  karena IPB sudah banyak  membuat model kelembagaan  di lapangan. Rektor IPB menyampaikan urgensi membangun petani milenial dalam rangka mengantisipasi problem regenerasi petani yang akan bermasalah 10 tahun ke depan.

Indonesia diprediksi mengalami krisis jumlah petani dalam kurun waktu 10-15 tahun mendatang. Alih generasi sektor pertanian kepada kaum milenial menjadi perhatian serius. Kondisi tersebut tak terlepas dari karakter demografi petani di Indonesia.  Arif Satria menyebut bahwa rata-rata petani saat ini berusia 47 tahun ke atas. Maka petani Indonesia akan menjadi krisis pada 10-15 tahun mendatang.

Ia menjelaskan bahwa IPB memiliki proyek 53 desa yang akan dikerjakan di berbagai tempat. Ia menyebut juga adanya program “santri-preneur”  dimana tujuannya membangun kewira-usahaan atau enterpreunership di pesantren. Program ini sudah kembangkan di berbagai tempat termasuk Bogor dan Semarang.

Foto : Herwantoro / Vibizmedia

Selain itu ada beberapa pesantren yang juga akan didorong menjadi pusat agri-business. Sehingga  pesantren juga  menjadi salah satu pusat  membangun  dan menghadirkan petani milenial yang luar biasa.

Dalam masa mendatang IPB akan berkoordinasi dengan kementerian untuk  hadir dan mengerjakan  program-program di lapangan yang sudah sukses,  termasuk program “sekolah peternakan rakyat” yang sudah diterapkan di 26 kabupaten dan 11 propinsi di seluruh Indonesia. Program ini  telah berhasil melakukan konsolidasi bagi peternak-peternak kecil untuk menjadi lebih menguntungkan.Terlebih penting adalah membangun  learning center di kalangan peternak kecil. Ia melanjutkan bahwa minggu depan akan diresmikan di Banyuasin Sumatra Selatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here