Breaking News: Terinfeksi Covid-19 Menjadi 69 orang, Total Meninggal Menjadi 4 Orang

0
454
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, dr. Achmad Yurianto, memberikan pernyataan pers hari ini 13/3/2020 (Foto: Maruli Sinambela/Vibizmedia)

(Vibizmedia – Nasional) Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, dr. Achmad Yurianto, memberikan pernyataan pers hari ini 13/3/2020 mengenai hasil contacts tracing yang dilakukan sejak 2 hari lalu sejak diumumkan telah terinfeksi 34 orang di seluruh Indonesia.

Hasilnya adalah penambahan terinfeksi Covid-19 menjadi 69 orang dengan kasus meninggal bertambah 3 orang, sehingga total ada 4 orang meninggal.

Perinciannya adalah sebagai berikut: 

Kasus nomor 35, perempuan, 57 tahun, masuk ke RSPI,  sudah dalam keadaan menggunakan ventilator namun belum dilakukan pemeriksaan COVID nya,  perburukan menjadi amat cepat dan hari itu juga meninggal, hasil spesimen ternyata positif, sudah diserahkan ke Dinkes untuk dilakukan Tracing.

Kasus nomor 36, perempuan 37 tahun, masuk ke RSPI dengan menggunakan ventilator, mengalami perburukan dengan cepat kemudian meninggal, hasil spesimen dinyatakan positif COVID-19, Dinkes sudah diberitahu dan segera akan melakukan tracing contact

Kasus nomor 37, laki-laki, 43 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 38, perempuan 80 tahun,  kondisi sedang berat, stabil, tidak menggunakan ventilator

Kasus nomor 39,  laki-laki 54 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 40, perempuan 46 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 41, laki-laki  40 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 42, laki 46 tahun, kondisi sakit ringan sedamg

Kasus nomor 43, laki-laki 34 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 44, laki-laki  57 tahun,  kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 45, perempuan 29 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 46, laki-laki 30 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 47, laki-laki 61 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 48, laki-laki 35 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 49, laki-laki 3 tahun, kondisi sakit ringan sedang

Kasus nomor 50, laki-laki  59 tahun,  mengalami perburukan cepat dari kemarin, kemudian meninggal, positif Covid-19. Contact tracing sudah dan sedang dilakukan Dinas kesehatan setempat

Kasus nomor 51, laki-laki 60 tahun, sakit sedang

Kasus nomor 52, peremuan 59 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 53, perempuan 24 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 54, laki-laki 2 tahun, sakit sedang

Kasus nomor 55, perempuan 26 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 56, laki 58 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 57, perempuan 27 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 58, laki 51 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 59, laki 63 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 60, perempuan 25 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 61, perempuan 58 tahun, kondisi sakit sedang

Kasus nomor 62, laki-laki 51 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 63, laki-laki 34 tahun , nampak sakit ringan sedang

Kasus nomor 64,  perempuan 49 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 65, laki-laki 48 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 66, laki-laki 73 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 67, perempuan 25 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor 68, perempuan 38 tahun, sakit ringan sedang

Kasus nomor  69, perempuan 80 tahun, sakit sedang

Data ini merupakan  hasil tracing yang dilaksanakan dari  2 hari lalu  setelah merilis 34 yang dilaporkan oleh daerah smpai tadi siang. Menggambarkan bahwa kita harus melaksanakan tracing.

Mulai senin besök pemeriksaan Lab sudah bisa dilaksanakan bukan hanya di Balitbangkes tapi juga di BBTKL , Unair, lembaga Eijkman dan beberapa tempat yang saat ini sedang dilakukan On the Job Training

Contact Tracing menjadi hal yang paling penting untuk dengan cepat bisa identiikasi , menemukan dan melakukan kasus isolasi pasien positif Covid-19, agar tidak menjadi penyebaran di masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here