Pemerintah Daerah Harus Bergerak Cepat Merespon Covid-19

0
347
Suasana konferensi pers di Graha BNPB, Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (14/3). (Foto: BNPB).

(Vibizmedia -Nasional) Dalam keterangan persnya hari ini  Sabtu (14/3) di Graha BNPB, Provinsi DKI Jakarta,  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, menjelaskan bahwa jika melihat tingkat terjangkitnya COVID-19 di negara-negara lain, maka Pemda juga perlu menggunakan sumber daya yang dimiliki apakah personal, peralatan logistik dll dengan maksimal.

Ia menambahkan bahwa Menteri Keuangan akan mengeluarkan peraturan termasuk Mendagri sehingga memudahkan kepala-kepala daerah untuk  menggunakan dana yang bersumber dari APBN atau APBD untuk penanganan COVID-19.

Doni mengingatkan  bahwa virus ini menginfeksi siapapun tanpa mengenal usia, jabatan ras dan agama,  sehingga  kita harus bersama-sama menghadapinya.

“Untuk itu pemerintah menyampaikan agar semua pihak tidak panik tapi tetap wasapda dan melakukan tindakan-tindakan  yang jangan  berlebihan misal memborong sembako, membeli masker, hand sanitizer yang memang diperlukan,” tandasnya.

Ia melanjutkan bahwa yang perlu kita lakukan saat ini adalah bagaimana semua lapisan masyarakat, seluruh dunia usaha BUMN BUMD, pemerintah daerah, LSM, termasuk organisasi keagamaan, untuk betul-betul membantu pemerintah, yang pertama memperbanyak kegiatan bersih-bersih di ruang publik.

Kemudian  dapat memberikan informasi daerah asal korban positif maupun suspect COVID-19 untuk dilakukan  tracing dan tracking yang nantinya dipelopori oleh para pakar epidemolog juga TNI, Polri serta dukungan BIN.

Kemudian juga pelibatan komponen masyrakat sampai dengan tingkat RT/RW sangat dibutuhkan sehingga informasi apabila ada warga yang kurang sehat agar bisa ditangani secara cepat.

Demikian juga pelibatan Pemda dalam melakukan test dengan memanfaatkan laboratorium yang ada untuk uji COVID-19  tentunya tetap berkoordinasi dengan Kemenkes

Setiap pemda nantinya diharapkan menyusun protokol dan susunan tugas percepatan di tingkat provinsi, kabupaten, kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here