Jokowi: Sampai Saat Ini Tidak Ada Berpikir ke Arah Kebijakan Lockdown

0
253
Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat secara online Senin, 16/3/2020 (Foto: Humas Setneg RI)

(Vibizmedia – Nasional) Dalam konferensi pers yang dilakukan pada hari Senin, 16/3/2020 Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dia terus mengikuti perkembangan situasi terkait dengan COVID -19 dari waktu ke waktu. Ia juga  terus memberikan perintah-perintah agar kita bisa menghambat penyebaran virus COVID -19 dan tidak memperburuk dampak ekonomi yang bisa mempersulit kehidupan masyarakat.

Semua Kebijakan Harus Ditelaah

Ia menambahkan bahwa semua kebijakan baik pemerintah pusat maupun daerah akan dan harus ditelaah secara mendalam agar efektif menyelesaikan masalah dan tidak semakin memperburuk keadaan.

Kebijakan Lockdown Adalah Kebijakan Pemerintah Pusat

Ada hal yang ditegaskan oleh Presiden bahwa pertama-tama kebijakan lockdown baik di tingkat nasional  maupun di tingkat daerah adalah kebijakan pemerintah pusat. Kebijakan ini tidak boleh diambil oleh pemerintah daerah.

“Sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan Lockdown,” tegas Jokowi.

Kebijakan Besar Ada di Pemerintah Pusat 

Jokowi menegaskan bahwa semua kebijakan besar di tingkat daerah terkait  dengan COVID-19 harus dibahas terlebih dahulu dengan pemerintah pusat.  Untuk mempermudah komunikasi maka Presiden meminta daerah untuk berkonsultasi membahasnya dengan kementerian terkait dan Satgas Covid-19.

Kurangi Mobilitas Orang dan Jaga Jarak

Menurut Presiden sekarang ini yang paling penting yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat yang lain, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan orang yang membawa resiko lebih besar pada penyebaran Covid-19

 Belajar Dari Rumah, Bekerja Dari Rumah dan Beribadah di Rumah

“Kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah di rumah, perlu terus untuk kita gencarkan  untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 dengan tetap mempertahankan pelayanan kepada masyarakat, baik untuk urusan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan layanan publik lainnya, “ tandas Presiden.

Transportasi Publik Tetap Harus Disediakan

Jokowi menambahkan bahwa transportasi publik tetap harus disediakan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan catatan meningkatkan tingkat kebersihan moda transportasi tersebut, baik kereta api, buskota, MRT, LRT, bus Trans. Tujuan terpenting adalah bisa mengurangi tingkat kerumunan, mengurangi antrian dan mengurangi tingkat kepadatan orang dalam moda transportasi tersebut.  Sehingga bisa menjaga jarak satu dengan lainnya.

Satgas Covid-19 Satu-satunya Rujukan Informasi

Jokowi juga menyatakan bahwa untuk menghindari kesimpang-siuran informasi yang disampaikan kepada publik, maka Satgas Covid-19  diminta untuk menjadi satu-satunya rujukan informasi  kepada masyarakat

Solidaritas Masyarakat Modal Penting Melawan Covid-19

Yang terakhir Presiden terus mengajak untuk mencuci tangan yang bersih, tetap belajar, tetap bekerja,  dan tetap beribadah.

“Solidaritas masyarakat adalah modal sosial kita yang penting untuk menggerakkan kita bersama-sama melawan Covid-19,” tegas Jokowi mengakhiri pernyataan pers nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here