Update Covid-19 di Indonesia 18/3/2020: 172 Terinfeksi, 7 Meninggal, 9 Sembuh

0
177
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto memberikan keterangan Pers (11/03/2020) ( Foto: Maruli Sinambela/Vibizmedia)

(Vibizmedia – Nasional)  Status keadaan tertentu darurat penanggulangan virus corona atau COVID-19 ditetapkan diperpanjang oleh Pemerintah hingga 29 Mei 2020. Demikian disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Sampai hari Selasa jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia tercatat sebanyak 172 kasus. Dimana sampai tanggal 17 Maret maka total ada 172 kasus positif COVID-19, 7 orang meninggal dan 9 orang sembuh.

Ia menyebutkan bahwa dari 172 kasus maka ada 4 provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 yang cukup banyak. Penambahan terbanyak adalah provinsi DKI Jakarta, diikuti Jawa Timur, lalu Jawa Tengah dan berikutnya Kepulauan Riau.  Beberapa penambahan pasien Covid-19 merupakan hasil dari tracing yang dilakukan jajaran Dinas Kesehatan setempat serta berkoordinasi dengan kepolisian.

Ia juga menyatakan bahwa penyebab peningkatan jumlah positif Covid-19 di DKI Jakarta adalah salah satunya karena DKI merupakan pintu gerbang masuk negara yang cukup besar. Selain itu mobilitas penduduk yang sangat tinggi dan kemungkinan terjadinya kontak dari kasus-kasus positif yang ada.  Jumlah kasus positif di DKI Jakarta dapat ditemukan melalui contact tracing atau penelusuran kontak.

Untuk ditemukannya cukup banyak kasus-kasus positif ini  Yuri mengatakan kita patut mengucap syukur.

Tujuh Orang Meninggal Dunia, Sembilan Sembuh

Yuri juga menyatakan bahwa kasus meninggal bertambah menjadi  tujuh orang, termasuk di dalamnya seorang pasien positif corona di RSUP Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, yang meninggal pada Selasa (17/3/2020) pukul 03.48 WIB dini hari.

Tetapi kabar baiknya adalah bertambah 1 orang yang sembuh menjadi 9 orang. Sementara kondisi secara umum yang dirawat sudah membaik. Masih ada beberapa orang lagi yang menunggu pemeriksaan kedua untuk bisa pulang.  Ia mengatakan menunggu interval dua hari lagi untuk pemeriksaaan dan jika negatif bisa dipulangkan.

Terus Menambahkan Laboratorium Pemeriksaan

Yuri menegaskan bahwa pemerintah terus bergerak cepat.  Dengan telah menambahkan fasilitas laboratorium pemeriksaan maka dalam satu hari bisa menambah memeriksa lebih dari 500 orang. Sejak kemarin telah dilakukan pemeriksaan lebih dari  2.300 spesimen.

Ia ungkapkan bahwa diharapkan pekan depan semakin banyak laboratorium yang bisa mulai memeriksa spesimen virus corona. Saat ini di Jakarta laboratorium yang akan dilibatkan adalah laboratorium lembaga Eijkman, laboratorium Universitas Indonesia, dan Balai Besar Teknologi Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sedangkan di Surabaya  laboratorium Universitas Airlangga telah mulai memeriksa spesimen virus corona dan diharapkan juga akan melibatkan Balai Besar Teknologi Kesehatan lingkungan Surabaya. Demikian juga di  di Yogya, di Banjar Baru dan beberapa Balai Besar lainnya juga akan disiapkan.

RS Pertamina Jaya Dedikasikan Seluruh Tempat Tidurnya Untuk Covid-19

Yuri juga menyebutkan bahwa beberapa rumah sakit swasta bersedia membantu pemerintah menangani pasien wabah Covid-19. Di antaranya adalah Rumah Sakit Pertamina Jaya yang memutuskan mendedikasikan seluruh tempat tidurnya untuk kasus Covid-19.

Yuri juga kembali menyatakan bahwa ada 109 rumah sakit milik TNI, 53 Rumah Sakit Polri, dan 65 Rumah Sakit BUMN juga sudah siap juga untuk melaksanakan perawatan penderita Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here