Wisma Atlet Kemayoran Disiapkan Jadi RS Covid-19, Target Selesai Sabtu (21/3)

0
704
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara. FOTO : VIBIZMEDIA.COM/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia -Nasional)  Dalam konferensi pers secara daring pada Kamis (19/3) Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyampaikan bahwa dalam rapat terbatas bersama para menteri dan kepala lembaga secara online, Presiden telah menugaskan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta menjadi lokasi perawatan pasien kasus virus Covid-19.

Wisma Atlet Kemayoran sejak digunakan untuk Asian Games 2018 belum pernah digunakan lagi untuk kepentingan  lainnya.

Pasien Akan Ditangani Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan)

Doni menyatakan bahwa para pasien Covid-19 yang nanti dirawat di wisma Atlet akan ditangani oleh organisasi yang khusus, yaitu Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) dibantu Kemenkes. Demikian keterangan yang diberikan Ketua BNPB ini.

Pilihan diberikan kepada Kogabwilhan untuk menangani pasien di Wisma Atlet karena organisasi ini telah teruji menangani para WNI yang dievakuasi dari Wuhan, World Dream dan Diamond Princess.

Perbaikan Wisma Atlet Telah dimulai 

Perbaikan dan perapihan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta telah dimulai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Perumahan dan akan berlangsung selama 4 hari, mulai hari Rabu malam (18/3) dan ditargetkan selesai pada Sabtu malam (21/3).

Pada hari Kamis (19/3/2020) sore, Menteri Basuki juga melakukan sidak lapangan ke Wisma Atlet didampingi Dirjen Perumahan Khalawi AH, Kasdam Jaya, Brigadir Jenderal TNI M. Saleh Mustafa, Direktur Rumah Susun M. Hidayat, dan beberapa Direksi BUMN Karya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan perbaikan dilakukan pada fisik bangunan, instalasi air minum, listrik dan lift.

“Kami akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19/Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian BUMN dan pihak terkait agar RS Darurat COVID-19 ini cepat selesai. Jika memang diperlukan penyesuaian atau pembongkaran fisiknya, kita siap,” ungkap Khalawi pada Rapat Koordinasi Penanganan COVID-19, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Mampu Menampung Hampir 2,500 Pasien 

Dari 10 tower yang ada, Kementerian PUPR menyiapkan 4 tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang.

“Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien,” terang Khalawi.

Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang refreshing. Sedangkan lantai 4 – 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

“Kapasitas di tower 7 adalah 886 unit. Jika satu unit dapat menampung dua atau tiga orang maka kapasitas ruang rawat maksimum adalah 2.458 pasien,” ucapnya.

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai 1 – 24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang. Sedangkan Tower 3 lantai 1 – 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

“Kami siap melaksanakan tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR untuk membantu penanganan COVID-19 di Indonesia,” tandasnya.

Sebagai informasi, Wisma Atlet Kemayoran memiliki 10 tower dimana 7 tower berada di Blok D10 dan 3 tower berada di Blok C dengan total jumlah hunian sebanyak 7.426 unit yang dapat menampung  22.276 orang. Luas bangunan di Wisma Atlet Kemayoran adalah 468.700 meter persegi.

Di Blok C yang berada dekat dengan pintu tol Ancol terdapat tiga tower dengan kapasitas 1.932 unit hunian. Sedangkan di Blok D10 yang berada di belakang RS Mitra Kemayoran, terdapat 7 tower dengan total hunian sebanyak 5.494 unit. Proses pembangunan Wisma Atlet Kemayoran selesai pada November 2017 lalu dan menjadi hunian bagi para atlet yang bertanding dalam ajang Asian Games 2018 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here